Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Voli

Di Karawang, Terungkap Alasan Kemendagri Dorong Identitas Digital

Di Karawang, Terungkap Alasan Kemendagri Dorong Identitas Digital
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi bersama Sesditjen Dukcapil Kemendagri Hani Syopiar Rustam saat mengunjungi Karawang, Rabu, 10 Mei 2023. (gambar: gonewsco/dzulfiqar)
Rabu, 10 Mei 2023 13:46 WIB
JAWA BARAT - Dirjen Dukcapil Kemendagri (Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri) Teguh Setyabudi mendorong agar aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) lebih dimasifkan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Kita berharap IKD bisa dimasifkan. Dengan layanan digital itu kita akan menyongsong pelayanan publik yang lebih baik," kata Teguh saat mengunjungi Dinas Dukcapil Karawang di Jalan Raya Surotokunto, Karawang, Jawa Barat, Rabu, 10 Mei 2023.

Ia menjelaskan, hal yang perlu dimengerti oleh masyarakat adalah bahwa aktivasi IKD tidak berarti menghilangkan KTP-el secara fisik. Aktivasi IKD merupakan bagian dari langkah menuju masa depan dimana IKD menjadi hub dari berbagai layanan publik.

"Hanya dari genggaman, masyarakat bisa menikmati berbagai layanan publik," ujar Teguh.

Saat ini kata Teguh, baru 2,4 juta penduduk Indonesia yang menggunakan IKD dan Ditjen Dukcapil Kemendagri terus bergerak maju untuk mematangkan segala sesuatunya di internal dan juga sosialisasi agar IKD bisa diterima penggunanya oleh berbagai stakeholder seperti perbankan, bandara, dan lain sebagainya.

Bagaimana pun, sambung Teguh, aktivasi IKD juga akan menghemat anggaran negara untuk pembelanjaan blanko KTP-el. Karena, "Tiap tahun Indonesia butuh 260-300 miliar rupiah untuk pembelanjaan blanko KTP-el."

"Bayangkan andai 50 juta orang saja dari wajib KTP-el sudah menggunakan IKD maka sudah berapa anggaran yang bisa kita hemat," papar Teguh.

Sebagai informasi, kunjungan kerja Teguh kali ini, sekaligus dalam rangka peresmian Gedung Pelayanan Adminduk Karawang yang baru. Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan 2000 keping blanko KTP-el untuk masyarakat Karawang, penyerahan KIA untuk para pelajar Karawang dan KTP-el untuk para napi (narapidana) yang diwakili penerimaan simbolisnya oleh Kepala Lapas Karawang.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Dirjen Dukcapil Kemendagri Hani Syopiar Rustam, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Plt Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Dukcapil Karawang Bambang Susetyo, Kepala Lapas Karawang, Forkopimda dan sejumlah tamu undangan lain.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww