Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Beladiri

LPSK: Mario Dandy Diwajibkan Bayar Restitusi Rp100 Miliar, Kesejahteraan David Ozora Dijamin

LPSK: Mario Dandy Diwajibkan Bayar Restitusi Rp100 Miliar, Kesejahteraan David Ozora Dijamin
Mario Dandy.
Jum'at, 16 Juni 2023 13:46 WIB
JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengeluarkan hasil perhitungan restitusi dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy dengan David Ozora. Total restitusi yang harus dibayarkan sebesar Rp100 miliar lebih.Keputusan ini seketika menimbulkan.

"Saat ini, Mario Dandy terikat hukum untuk membayar restitusi sebesar Rp100 miliar lebih. Total ini mencakup berbagai elemen mulai dari biaya medis, biaya perawatan di rumah sakit, hingga pengeluaran lain yang berhubungan dengan kondisi David saat ini," ujar Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Susilaningtyas, Kamis (15/6/2023).

Restitusi ini diperhitungkan berdasarkan berbagai faktor, diantaranya biaya medis, transportasi, konsumsi, dan biaya lain yang harus dikeluarkan oleh keluarga Ozora saat merawat David di rumah sakit dan dalam proses hukum.

Orang tua David pun mengalami kerugian finansial, karena harus berhenti bekerja untuk merawat anaknya.

"Orang tua David terpaksa meninggalkan pekerjaannya untuk merawat David. Oleh karena itu, kami memperhitungkan kehilangan penghasilan mereka,'' ujarnya.

Tragedi ini bukan hanya berdampak pada kondisi fisik David, tetapi juga membawa dampak buruk pada kehidupan pribadi dan akademiknya. Setelah insiden penganiayaan, dokter menyatakan bahwa David tidak akan bisa pulih sepenuhnya, dan membutuhkan perawatan jangka panjang di rumah.

"Dampak insiden ini juga merugikan pendidikan David. Dia kesulitan sekolah dan perlu menjalani perawatan di rumah. Ini jelas merampas masa belajar yang seharusnya bisa dia manfaatkan," kata Susi.

Biaya bantuan hukum juga dimasukkan dalam perhitungan restitusi, sesuai Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penyelesaian Permohonan dan Pemberian Restitusi dan Kompensasi Kepada Korban Tindak Pidana. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tvonenews.com
Kategori:Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww