Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
17 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
17 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
17 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Sakhi Raih 4 Medali, DAD Archery Juara Umum Panahan Jakarta Series 2 Tahun 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Sakhi Raih 4 Medali, DAD Archery Juara Umum Panahan Jakarta Series 2 Tahun 2026
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
16 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Sinyal Kuning Menyala Untuk Kabau Sirah

Sinyal Kuning Menyala Untuk Kabau Sirah
Semen Padang FC. (Dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 21 Agustus 2024 18:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PADANG – Dua kekalahan menjadi hasil pahit yang harus dirasakan tim promosi Semen Padang FC di ajang BRI Liga 1 2024/2025. Hasil kalah 1-3 dari Borneo FC Samarinda dan 0-2 dari Bali United FC membuat lampu kuning mulai menyala untuk tim berjuluk Kabau Sirah itu.

Kondisi ini bisa akan makin berbahaya jika tim asuhan pelatih Hendri Susilo tak segera bangkit. Jika hal ini berlarut-larut, tentunya bakal membawa Semen Padang mendekat ke zona berbahaya. 

Fakta yang tentunya bertentangan dengan tekad kuat Semen Padang untuk dapat bersaing di kasta tertinggi musim ini, khususnya bersaing di papan atas.

Untuk sementara waktu, hasrat bersaing di level elite masih belum terwujud karena akibat dua kekalahan yang ada, Semen Padang kini harus terperosok ke peringkat 16 atau posisi tiga terbawah yang berarti ada di zona merah.

Memang perjalanan kompetisi masih sangat panjang. Namun hal ini disadari benar oleh manajemen Kabau Sirah dengan harus segera berbenah. 

Manajer Semen Padang, Win Bernadino mengatakan, usai kekalahan melawan Bali United pada Minggu (18/8/2024) lalu, manajemen sudah langsung melakukan pertemuan dan memastikan akan lakukan evaluasi.

“Kita akan melakukan evaluasi. Hasil dua pertandingan ini menjadi catatan buruk,” kata Win Bernadino.

Untuk itu, dia menegaskan tim harus segera memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam dua laga itu dengan evaluasi.

Win mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan tidak hanya kepada pemain saja, tapi juga tim pelatih. Bahkan dia juga memberikan tenggat waktu untuk pelatih kepala untuk melakukan pembenahan.

“Kita semua tentunya berharap hasil terbaik untuk tim. Dan kita akan lihat satu laga kandang melawan PSS Sleman nanti. Ini menjadi pertaruhan untuk pelatih kepala, apakah akan dipertahankan atau tidak,” ucap Win menambahkan. 

Sesuai jadwal yang ada, pada laga pekan ketiga Semen Padang akan menjamu PSS Sleman di Stadion STIK, Jakarta pada Senin (26/8) sore. 

Sebelumnya, pelatih kepala Semen Padang, Hendri Susilo sudah berkomentar tentang dua hasil buruk yang didapat anak asuhnya di awal BRI Liga 1 2024/2025 ini. 

“Persiapan pra musim kita menyambut BRI Liga 1 ini memang tidak ada, dan persiapan tim juga termasuk terlambat. Tentunya ini menjadi tantangan untuk Semen Padang dan semuanya memang butuh proses dan juga butuh waktu untuk membenahi banyak aspek yang harus dibenahi,” ucap Hendri Susilo. (M Syahrisad N). ***

wwwwww