Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
23 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
5
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Home  /  Berita  /  Badminton
Turnamen Bulutangkis Indonesia Master 2026

Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama

Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo dan Dong Tian Yao. (PP PBSI)
Minggu, 25 Oktober 2026 20:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUDUS - Tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo membuat kejutan dengan merebut gelar juara Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2026. Dalam pertandingan final di GOR Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (25/10/2026), Richie menumbangkan unggulan pertama dari China, Dong Tian Yao dalam pertarungan ketat tiga gim 17-21, 21-12, dan 21-16.

"Saya juga senang bisa menjuarai Super 100 di Kudus, kota yang sudah saya kenal sejak masih junior dan menjadi tempat saya berproses sebelum masuk Pelatnas dari klub Djarum," kata Richie usai pertandingan.

"Pastinya saya terharu karena sebelumnya sudah beberapa kali mengikuti turnamen Super 100, tetapi belum pernah menjadi juara. Ini gelar pertama saya di level Super 100. Saya juga berterima kasih kepada teman-teman latihan di Pelatnas, para pelatih, jajaran tim pendukung, termasuk pelatih fisik Bang Adrian, serta semua pihak yang sudah membantu saya," tambahnya.

Secara terus terang, Richie mengaku baru pertama kali berhadapan dengan Dong. Makanya, dia sempat mengalami kekalahan di gim pertama karena belum memahami pola permainan lawannya.

"Saya baru pertama kali bertemu lawan. Jadi, saya masih belum terlalu memahami pola permainannya di gim pertama. Meskipun sudah ada evaluasi, strategi yang saya terapkan justru lebih menguntungkan lawan. Saya terlalu memberi ruang bagi lawan untuk mengeluarkan kelebihannya, terutama dengan permainan yang cepat dan bertenaga," katanya.

Memasuki gim kedua dan ketiga, Richie yang sudah mendapat arahan dari pelatih Ikhsan tidak terlalu banyak memberikan bola mudah. Dia tampil lebih menekan dan lebih sering menurunkan bola agar kelebihan lawan tidak mudah keluar.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan naik ke sektor utama, Richie menyebut masih menunggu hasil evaluasi pelatih dan persetujuan pengurus. "Saya tidak mau terlalu fokus ke sana dulu. Kapan pun kesempatan itu datang, saya harus siap. Saat ini, saya ingin fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," ujarnya.

"Minggu depan saya akan bertanding di level Super 500. Saya ingin memberikan yang terbaik, berusaha semaksimal mungkin, dan menunjukkan kemampuan saya. Soal menang atau kalah, yang terpenting saya bisa tampil maksimal," tutupnya. ***

wwwwww