Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
19 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
18 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
18 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Hiburan

Taylor Swift Buka Suara soal Pembatalan Konser di Wina

Taylor Swift Buka Suara soal Pembatalan Konser di Wina
Taylor Swift. (Instagram)
Kamis, 22 Agustus 2024 19:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Setelah pembatalan tiga jadwal Eras Tour di Wina, Austria, yang diduga terkait dengan ancaman teror, Taylor Swift akhirnya buka suara. Namun, bukan untuk merespons kritik yang sempat menghujaninya karena bungkam, melainkan untuk menjelaskan alasan di balik pilihannya yang dinilai sebagai tindakan pengendalian diri.

Dalam sebuah unggahan Instagram setelah berakhirnya tur Eropa, Taylor Swift menjelaskan bahwa diamnya bukan karena ketidakpedulian, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab.

"Dalam situasi seperti ini, memilih diam adalah cara untuk melindungi mereka yang paling saya sayangi, yaitu para penggemar saya," tulis Taylor Swift.

Taylor Swift menegaskan bahwa keselamatan penonton adalah prioritas utamanya, lebih dari sekadar memberi pernyataan yang bisa memancing provokasi.

Taylor Swift mengungkapkan bahwa dirinya mengalami perasaan campur aduk selama penampilannya di London, menyusul pembatalan di Wina yang membuat banyak penggemar kecewa.

"Alasan pembatalan itu membuat saya takut dan merasa bersalah karena begitu banyak orang yang berencana datang ke pertunjukan itu," tambahnya. Namun, ia juga merasa bersyukur karena pihak berwenang berhasil mencegah tragedi yang lebih besar.

Dalam pernyataannya, Taylor Swift menekankan pentingnya kerjasama dengan pihak berwenang untuk memastikan keamanan konsernya, terutama selama lima malam di Stadion Wembley, London.

“Saya dan tim bekerja erat dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa semua berjalan lancar,” ujar Taylor Swift.

Melalui unggahan tersebut, Taylor Swift juga menyampaikan terima kasih kepada para tamu yang bergabung di panggung selama pertunjukan di London, termasuk Ed Sheeran dan Florence Welch.

Taylor Swift merasa terhormat menjadi artis solo pertama yang tampil di Wembley sebanyak delapan kali dalam satu tur.

Dengan memilih diam dalam momen krusial ini, Taylor Swift menunjukkan bahwa terkadang tindakan paling berani adalah yang tidak terlihat di depan publik.

Keputusannya untuk menahan diri berbicara, demi keselamatan penggemar, merupakan refleksi dari komitmennya untuk mengutamakan hal yang benar di atas kepentingan pribadi atau popularitas. (Yazid N), ***

wwwwww