Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
22 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
21 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
5
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Nestapa Anies Kalah Pilpres dan Berpotensi Gagal Maju di Pilkada Jakarta

Nestapa Anies Kalah Pilpres dan Berpotensi Gagal Maju di Pilkada Jakarta
Anies Baswedan bersama istri. (Ist)
Selasa, 27 Agustus 2024 19:29 WIB
Penulis: Riyan
Setelah berhasil dijungkalkan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden RI periode 2024-2029, Anies Baswedan diprediksi bakal kembali mengalami kegagalan karena tidak dapat melenggang sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta yanng diusung partai politik.

Sebelumnya, Anies yang sempat digadang-gadang sebagai kandidat Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Mohamad Sohibul Iman dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kandas menggapai mimpi sebelum layar terkembang.

 
PKS pada akhirnya berlabuh dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mengusung bakal pasangan calon (bapaslon) Ridwan Kamil (RK) berpasangan dengan kadernya, Suswono yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian RI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
 
Pascapenetapan ambang batas oleh Mahkamah Konstitusi membawa angin segar bagi Partai Demokrasi Indonesia (PDI P) yang sebelumnya tidak dapat mengusung calon sendiri.
 
Anies pun ramai digaungkan bakal diusung partai banteng moncong putih besutan Megawati Soekarno Putri.
 
Namun, dinamika terus terjadi hingga waktu pendaftaran bapaslon Pilkada Jakarta dibuka. Setelah sempat diisukan akan berpasangan dengan Rano Karno, bahkan Anies yang sudah datang ke Kantor DPP PDIP pada 26 Agustus 2024 tidak kunjung diumumkan menerima mandat resmi.
 
Puncaknya, dalam pemberitaan beredar hari ini, PDIP memastikan tidak akan mengusung Anies Baswedan, melainkan memajukan kadernya sendiri yakni, Pramono Anung berpasangan dengan Rano Karno.
 
Bendahara Umum DPP PDIP, Olly Dondokambey mengatakan, Pramono Anung yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet diperintah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri maju dalam Pilkada Jakarta.
 
"Iya," kata Olly singkat, saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (27/8).
 
Meski pendaftaran calon kepala daerah di Pilkada Jakarta masih dibuka hingga 29 Agustus mendatang. Namun, rasa-rasanya peluan Anies untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta dua periode harus kandas.

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww