Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
24 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
3
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Hiburan

Arie Kriting Fokus Kebahagiaan Keluarga di Tengah Tantangan Restu Orangtua

Arie Kriting Fokus Kebahagiaan Keluarga di Tengah Tantangan Restu Orangtua
Arie Kriting dan Indah Permatasari. (Instagram)
Jum'at, 30 Agustus 2024 22:14 WIB
Penulis: Mambang Yazid

JAKARTA - Setelah bertahun-tahun membina rumah tangga, aktor dan komedian Arie Kriting masih dihadapkan pada kenyataan pahit yakni belum mendapat restu dari ibu mertuanya, Nursyah, ibu dari Indah Permatasari. Ketegangan antara Nursyah dan Arie telah menjadi isu yang terus berkembang di kalangan publik.

Meski begitu, Arie memilih untuk tetap fokus pada kebahagiaan keluarganya. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Daniel Mananta, Arie mengungkapkan bahwa kurangnya restu dari Nursyah dianggapnya sebagai salah satu kegagalan terbesar dalam hidupnya.

Dia merasa gagal memenuhi ekspektasi umum tentang pernikahan ideal, sebuah prosesi yang sering dianggap sakral dan membutuhkan restu penuh dari orangtua kedua belah pihak.

Namun, di balik rasa kecewa tersebut, Arie menyadari pentingnya nilai sebuah restu. Meski telah berusaha keras, ia menyadari bahwa tidak semua orang bisa meraihnya.

“Restu orangtua itu tampak sederhana, namun ada kalanya upaya maksimal pun belum tentu berhasil,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan kedewasaan Arie dalam menghadapi situasi sulit yang membelit rumah tangganya.

Alih-alih terpuruk, Arie Kriting memutuskan untuk tetap melangkah dengan menunjukkan tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah.

Bagi Arie, kebahagiaan keluarganya adalah prioritas utama. Ia percaya bahwa sikap dan perlakuan penuh cinta serta pengorbanan kepada keluarganya adalah cara terbaik untuk menunjukkan bahwa Indah tidak salah memilihnya sebagai pendamping hidup.

"Akhirnya, saya berusaha menunjukkan tanggung jawab saya sebagai suami dan ayah yang penuh kasih sayang. Saya berharap upaya ini bisa menjadi bukti bahwa saya adalah pilihan yang tepat bagi Indah," ungkapnya.

Arie juga menyadari bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan, termasuk upaya untuk mendapatkan restu orangtua. Namun, dengan sikap legawa dan terus berupaya memperbaiki keadaan, ia berharap akan ada rezeki yang datang di kemudian hari untuk memperbaiki hal-hal yang telah terlewat.

Dalam kondisi seperti ini, Arie Kriting memilih untuk tidak menyerah dan tetap berkomitmen pada kebahagiaan keluarganya, meski restu dari Nursyah masih belum didapatkan.

Sikap ini mencerminkan keberanian dan keteguhan hati Arie dalam menjalani kehidupan rumah tangga di tengah cobaan yang tak mudah. ***

wwwwww