Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
23 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
5
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jeda Kompetisi Jadi Momentum Penting Bangkitkan Kepercayaan Pemain PSS Sleman

Jeda Kompetisi Jadi Momentum Penting Bangkitkan Kepercayaan Pemain PSS Sleman
PSS Sleman jalani latihan. (Dok.ligaindonesiabaru)
Minggu, 01 September 2024 17:04 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
SLEMAN - Tiga kekalahan beruntun di awal kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 membuat PSS Sleman harus segera berbenah untuk bangkit. Dan jeda kompetisi momen FIFA Match Day sekitar dua pekan dimaksimalkan skuat Super Elang Jawa untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes mengungkapkan libur kompetisi merupakan momentum penting bagi seluruh tim memperbaiki berbagai aspek permainan dan mempersiapkan diri lebih baik sebelum kembali bertanding.

“Fokus utama yakni mengembalikan serta meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Kemudian memastikan mereka lebih bertanggung jawab pada tugasnya masing-masing di lapangan baik di sesi latihan dan pertandingan,” kata Wagner Lopes.

Pelatih asal Brasil itu juga memberikan catatan serius terhadap timnya yang mendapatkan dua penalti dalam tiga pertandingan awal di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.

Menurutnya, penalti yang terjadi ini dianggap sebagai indikasi kelemahan di lini pertahanan dan ketidakdisiplinan pemain yang perlu segera diperbaiki.

“Kami harus mewaspadai situasi yang dapat mengarah pada penalti dan memperkuat pertahanan di area tersebut juga menjadi prioritas. Sehingga kesalahan serupa tidak terulang lagi. Dengan pendekatan ini, tim dapat tampil lebih solid dan mengurangi risiko gol dari titik penalti,” dia menambahkan.

“Kami sudah dua kali mendapatkan hukuman penalti hanya dalam tiga pertandingan. Ini jelas menunjukkan ada yang salah dengan cara kami bertahan, terutama dalam situasi satu lawan satu,” ucapnya lagi.

Wagner Lopes juga memberikan catatan merah terhadap tim PSS dalam menghadapi tendangan bebas lawan yang diambil tidak jauh dari kotak penalti.

Dia menegaskan bahwa situasi ini harus segera diperbaiki karena memberikan keuntungan bagi lawan untuk mencetak gol.

“Tendangan bebas dari posisi berbahaya ini juga menjadi catatan penting. Kami sering kali membuat pelanggaran di area yang berisiko di mana itu bisa memberikan kesempatan bagi lawan untuk mencetak gol,” pungkasnya. ***

wwwwww