Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jatim Jadikan Suporter Bagian Strategi Capai Juara Umum PON XXI/2024 Aceh-Sumut

Jatim Jadikan Suporter Bagian Strategi Capai Juara Umum PON XXI/2024 Aceh-Sumut
Suporter Jawa Timur. (Ist)
Jum'at, 13 September 2024 14:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEDAN – Suporter Jawa Timur selalu saja hadir dalam setiap penampilan atlet Jawa Timur di seluruh cabang olahraga. Suporter yang menggunakan kostum hijau ini memang sengaja didatangkan dalam upaya mendukung target Kontingen Jawa Timur meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

Strategi melibatkan suporter berseragam dalam mendukung penampilan atletnya ini tidak pernah terpikirkan kontingen daerah lain. Termasuk tuan rumah Sumatera Utara.

Ditemui di GOR Serba Guna Jalan Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (13/9/2024), Reva, Bimo, dan Rapi yang menyebut dirinya bonek ini mengaku sengaja datang ke Medan untuk memberikan dukungan terhadap atlet Jawa Timur yang tampil di PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

Sebanyak 70 suporter yang diberangkatkan dari Surabaya dengan bus tersebut dibagi dalam dua bagian. Yakni, 35 suporter di Aceh dan 35 suporter di Sumatera Utara.  Raffi menyebut mereka masing-masing punya tugas sebagai koordinator suporter cabang olahraga.

“Tugas masing-masing koordinator merekrut suporter masyarakat Jawa Timur yang tinggal di Sumatera Utara. Jumlahnya tergantung kebutuhan. Kalau di babak penyisihan biasanya dibatasi jumlahnya tidak lebih dari 20 suporter saja. Tetapi, kalau atlet Jatim tampil di babak semifinal dan final jumlahnya bisa meningkat. Contohnya, kita menurunkan hingga 120 suporter di pertandingan final futsal,” jelas Raffi sembari menyebut dirinya dan teman-teman tinggal di satu ruko yang sengaja disewa biar lebih gampang koordinasi.  

Untuk mengumpulkan suporter tersebut, kata Raffi, disiapkan anggaran sebesar Rp50 ribu untuk setiap suporter. “Kalau dihitung sih bisa sampai puluhan juta setiap harinya dana untuk suporter. Mereka yang menjadi suporter diabsen dan kemudian koordinator yang mengajukan anggarannya,” jelasnya.

“Ya, kita memang memberikan dana Rp50 ribu setiap suporter sebagai uang lelah sekaligus pengganti transportasi. Yang pasti, setiap atlet Jawa Timur tampil pasti ada suporter yang dikerahkan. Dan, kami juga punya jadwal lengkap pertandingan cabang olahraga,” timpal Reva yang mengaku tinggal di Surabaya.

Selain mendapatkan honor, 75 suporter yang diberangkatkan dari Surabaya tersebut dijanjikan akan dipulangkan dengan pesawat jika Jawa Timur berhasil merebut gelar juara umum PON XXI/2024 Aceh-Sumut. “Bonusnya naik pesawat kalau Jatim juara umum,” tegasnya. ***

wwwwww