Jennifer Coppen Lakukan Live Tiktok di Tanah Suci, Ditegor Dua Pria Arab
![]() |
| Jennifer Coppen. (Instagram) |
Penulis: Mambang Yazid
Dalam setiap perjalanan spiritual, selain menjadi momen mendekatkan diri kepada Tuhan, pengalaman di Tanah Suci sering kali membawa cerita-cerita menarik, baik yang sifatnya personal maupun yang menyentuh banyak pihak.
Salah satu hal yang menarik perhatian publik dari perjalanan Jennifer kali ini adalah keterlibatannya dalam aktivitas media sosial selama berada di Mekkah. Melalui beberapa unggahan dan sesi live streaming, Jennifer membagikan momen-momen berharga perjalanannya dengan para pengikutnya di media sosial.
Namun, sebuah insiden kecil terjadi saat Jennifer tengah melakukan siaran langsung di salah satu lokasi suci. Dalam siaran tersebut, Jennifer membaca komentar-komentar dari warganet yang sebagian besar menyemangatinya dalam menjalankan ibadah.
Namun, salah satu komentar kurang berkenan membuat Jennifer tersinggung. Sambil merespons dengan kalimat, "Lu jangan nyuruh gue ngomong kasar. Astaghfirullahaladzim," Jennifer mengekspresikan rasa ketidaknyamanannya.
Di tengah-tengah siaran langsung, sorotan kamera Jennifer secara tidak sengaja tertuju pada dua orang pria berpakaian putih yang tampaknya berasal dari Timur Tengah.
Kedua pria tersebut terlihat sedang terlibat dalam percakapan serius, dan merasa tidak nyaman dengan kehadiran kamera. Mereka pun memberikan isyarat agar kamera tidak diarahkan ke arah mereka.
Merespons situasi ini, Jennifer yang masih terpengaruh oleh komentar warganet, tampak bereaksi emosional dan menjauh dari pria-pria tersebut sambil berujar, "I don't know why you're there!" dengan nada yang cukup tinggi. Momen ini kemudian menjadi viral di media sosial, memicu beragam reaksi dari warganet.
Meski insiden kecil tersebut menarik perhatian publik, esensi utama dari perjalanan ini tetaplah ibadah dan perenungan diri yang dilakukan Jennifer di Tanah Suci.
Keberadaannya di sana adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta mendoakan orang-orang terkasih yang telah tiada, termasuk mendiang Dali Wassink, yang ia sebutkan dalam beberapa unggahannya.
Dalam salah satu doanya sebelum meninggalkan Tanah Suci, Jennifer menitipkan salam rindu kepada sang suami dan ibunya yang telah berpulang.
Selain soal itu, perjalanan ibadah umrah memang seharusnya menjadi momen introspeksi dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Namun, dalam era media sosial saat ini, tidak jarang momen-momen pribadi dan spiritual justru menjadi konsumsi publik, yang kadang menimbulkan dinamika tersendiri.
Dalam konteks Jennifer Coppen, meski perjalanan spiritualnya membawa banyak hal positif, insiden kecil ini mengingatkan kita bahwa media sosial sering kali bisa menjadi pedang bermata dua dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menjalankan aktivitas ibadah. ***
| Kategori | : | Hiburan, DKI Jakarta |













