Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
23 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
5
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Home  /  Berita  /  Hiburan

Jennifer Coppen Lakukan Live Tiktok di Tanah Suci, Ditegor Dua Pria Arab

Jennifer Coppen Lakukan Live Tiktok di Tanah Suci, Ditegor Dua Pria Arab
Jennifer Coppen. (Instagram)
Senin, 23 September 2024 16:32 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Jennifer Coppen, aktris muda yang dikenal publik melalui perannya di dunia hiburan, kini sedang menjalani ibadah umrah di Tanah Suci. Perjalanan spiritual ini dilakukan bersama putra tunggalnya, Kamari, buah hati dari pernikahannya dengan mendiang Dali Wassink. Selain itu, Jennifer juga bergabung dengan rombongan keluarga Ustaz Derry Sulaiman, yang turut menemani perjalanan ibadahnya.

Dalam setiap perjalanan spiritual, selain menjadi momen mendekatkan diri kepada Tuhan, pengalaman di Tanah Suci sering kali membawa cerita-cerita menarik, baik yang sifatnya personal maupun yang menyentuh banyak pihak.

Salah satu hal yang menarik perhatian publik dari perjalanan Jennifer kali ini adalah keterlibatannya dalam aktivitas media sosial selama berada di Mekkah. Melalui beberapa unggahan dan sesi live streaming, Jennifer membagikan momen-momen berharga perjalanannya dengan para pengikutnya di media sosial.

Namun, sebuah insiden kecil terjadi saat Jennifer tengah melakukan siaran langsung di salah satu lokasi suci. Dalam siaran tersebut, Jennifer membaca komentar-komentar dari warganet yang sebagian besar menyemangatinya dalam menjalankan ibadah.

Namun, salah satu komentar kurang berkenan membuat Jennifer tersinggung. Sambil merespons dengan kalimat, "Lu jangan nyuruh gue ngomong kasar. Astaghfirullahaladzim," Jennifer mengekspresikan rasa ketidaknyamanannya.

Di tengah-tengah siaran langsung, sorotan kamera Jennifer secara tidak sengaja tertuju pada dua orang pria berpakaian putih yang tampaknya berasal dari Timur Tengah.

Kedua pria tersebut terlihat sedang terlibat dalam percakapan serius, dan merasa tidak nyaman dengan kehadiran kamera. Mereka pun memberikan isyarat agar kamera tidak diarahkan ke arah mereka.

Merespons situasi ini, Jennifer yang masih terpengaruh oleh komentar warganet, tampak bereaksi emosional dan menjauh dari pria-pria tersebut sambil berujar, "I don't know why you're there!" dengan nada yang cukup tinggi. Momen ini kemudian menjadi viral di media sosial, memicu beragam reaksi dari warganet.

Meski insiden kecil tersebut menarik perhatian publik, esensi utama dari perjalanan ini tetaplah ibadah dan perenungan diri yang dilakukan Jennifer di Tanah Suci.

Keberadaannya di sana adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta mendoakan orang-orang terkasih yang telah tiada, termasuk mendiang Dali Wassink, yang ia sebutkan dalam beberapa unggahannya.

Dalam salah satu doanya sebelum meninggalkan Tanah Suci, Jennifer menitipkan salam rindu kepada sang suami dan ibunya yang telah berpulang.

Selain soal itu, perjalanan ibadah umrah memang seharusnya menjadi momen introspeksi dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Namun, dalam era media sosial saat ini, tidak jarang momen-momen pribadi dan spiritual justru menjadi konsumsi publik, yang kadang menimbulkan dinamika tersendiri.

Dalam konteks Jennifer Coppen, meski perjalanan spiritualnya membawa banyak hal positif, insiden kecil ini mengingatkan kita bahwa media sosial sering kali bisa menjadi pedang bermata dua dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menjalankan aktivitas ibadah. ***

wwwwww