Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
19 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
19 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
18 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
18 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ofan Terus Jaga Fisik dan Jadi 'Joker'

Ofan Terus Jaga Fisik dan Jadi Joker
Oktavianus Fernando. (dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 02 Oktober 2024 23:30 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
SURABAYA - Nama Oktavianus Fernando memang belum dimainkan sama sekali oleh pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster pada Kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Tapi, perannya dalam tim cukup penting. Apalagi dia jadi salah satu pemain senior di skuat Green Force. 

Salah satunya adalah menjaga suasana dalam tim. Ofan -sapaannya- memang dikenal mampu mencairkan suasana salam tim. "Sebagai pemain senior saya tetap akan memberikan dukungan dan menjaga kondusifitas tim," tuturnya. 

Selain itu, Ofan juga tidak ada masalah menjadi 'joker'. Buktinya dia mau bermain bersama tim Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 Persebaya U 20 di kompetisi EPA Liga 1 U 20. Tepatnya pada 29 September lalu. Dia ikut andil dalam kemenangan telak Persebaya U 20 melawan Madura United U 20 dengan 5 gol tanpa balas. 

Adanya regulasi baru yakni status joker di EPA Liga 1 U 20 membuat Ofan bisa ikut bermain melawan skuat yang usianya lebih muda. Sesuai regulasi, status joker yang usianya boleh di atas 20 tahun boleh dimainkan di EPA Liga 1 U 20. Maksimal lima pemain. 

Selain Ofan, beberapa pemain seperti Alfan Suaib, Rizky Dwi, Oktavianus Fernando, Randy May, dan kiper Aditya Arya juga ikut bermain. Kelima pemain tersebut dimainkan di EPA Liga 1 U 20 agar mendapatkan atmosfer pertandingan. Selain itu, kelimanya juga fisiknya diharap tetap sama dengan pemain inti Persebaya meskipun jarang mendapatkan menit bermain di BRI Liga 1.

Bagi Ofan, bertanding di kompetisi kelompok umur di bawahnya baru pertama kali dirasakan. Dia tidak merasa canggung ataupun malu. "Itu recovery training buat saya, dikarenakan sebelumnya (melawan Dewa United (27/9) tidak main," ungkapnya. ***

Meski bertanding melawan pemain yang usianya jauh di bawahnya, kakak dari pemain Timnas Indonesia Marselino Ferdinan itu mengaku tetap memberikan kemampuan terbaik. Dia tidak ingin setengah-setengah karena pertandingan di EPA Liga 1 U20 adalah kesempatan baginya untuk tetap menjaga sentuhan bola. "Juga untuk situasi pertandingan," tegasnya. ***

wwwwww