Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
20 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
19 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
19 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Hiburan

Chiki Fawzi Sesali Tak Banyak Waktu Bercerita Semasa Hidup Sang Ibu, Marissa Haque

Chiki Fawzi Sesali Tak Banyak Waktu Bercerita Semasa Hidup Sang Ibu, Marissa Haque
Chiki Fawzi. (Instagram)
Sabtu, 05 Oktober 2024 17:55 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Dunia hiburan Indonesia berduka setelah kabar meninggalnya aktris dan politisi Marissa Haque, Rabu dini hari (2/10/2024). Bagi sang putri, Chiki Fawzi, kepergian ibunya menjadi momen refleksi mendalam yang meninggalkan jejak penyesalan dan kesadaran akan arti penting keluarga.

Chiki Fawzi, yang kini menjadi piatu, merasakan kepedihan mendalam atas kehilangan salah satu sosok paling penting dalam hidupnya. “Aku masih merasa ibu belum benar-benar pergi, seperti ibu sedang di luar kota dan akan kembali,” ungkap Chiki dengan nada penuh haru.

Rasa syok tersebut menggambarkan betapa besarnya peran seorang ibu dalam kehidupannya. Seusai kepergian Marissa, Chiki menyadari betapa waktu yang dimiliki bersama ibunya begitu terbatas.

Kesibukan pribadi dan pekerjaan seringkali menjadi penghalang bagi Chiki untuk memberikan perhatian yang lebih kepada ibunya. Dalam wawancara dengan Intens Investigasi, Chiki mengakui penyesalan terdalamnya.

“Saya menyesal karena kurang punya banyak waktu sama ibu... kalau bisa diulang, saya akan selalu prioritaskan ibu,” tuturnya dengan lirih.

Penyesalan tersebut menyadarkan kita akan pentingnya menghargai setiap momen bersama orang yang kita cintai. Dalam era modern yang serba cepat, sering kali hubungan dengan keluarga terpinggirkan oleh aktivitas dan rutinitas sehari-hari.

Kisah Chiki Fawzi bukan hanya cerita duka seorang anak yang kehilangan ibunya, tetapi juga sebuah pengingat untuk kita semua tentang pentingnya memprioritaskan keluarga sebelum semuanya terlambat.

Chiki juga menggambarkan bagaimana kehilangan seorang ibu seperti meruntuhkan setengah dunia yang selama ini ia kenal. “Bagi yang sudah pernah kehilangan ibu, mungkin perasaan ini bisa dimengerti,” katanya.

Kesedihan Chiki begitu mendalam, hingga sulit baginya untuk sepenuhnya menyadari bahwa ibunya telah tiada.

Jenazah Marissa Haque dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Rabu (2/10/2024) pukul 15.35 WIB. Suami tercinta, Ikang Fawzi, setia mengiringi almarhumah ke peristirahatan terakhir dengan mata sembap.

Duka yang terlihat dari keluarga ini menggambarkan betapa dalamnya cinta yang mereka miliki satu sama lain.

Kepergian Marissa Haque membawa duka bagi keluarga dan masyarakat yang mengenalnya, namun di balik itu tersimpan pelajaran penting tentang makna kebersamaan dan nilai waktu yang tak bisa diulang. ***

wwwwww