Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
24 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
24 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
4
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
5
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024

Isyana/Rinjani Menang Berkat Jaga Mental dan Fokus

Isyana/Rinjani Menang Berkat Jaga Mental dan Fokus
Ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, (PP PBSI)
Jum'at, 11 Oktober 2024 21:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NANCHANG - Pasangan ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine terus menunjukkan penampilan memukau di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024. Terbaru, mereka sukses mengamankan satu medali dengan lolos ke babak semifinal.

Isyana/Rinjani ke semifinal setelah mengalahkan Liu Yuan Yuan/Wang Dao asal China dua gim langsung 21-18, 21-19 di pertandingan babak perempatfinal yang berlangsung di Nanchang International Sports Center Gymnasium, China, Jumat (11/10/2024).

Di gim pertama aksi kejar-kejaran poin terjadi sejak awal. Di gim kedua, Isyana/Rinjani sempat tertinggal sebelum kembali ke pola permainan terbaik.

"Di gim pertama sudah mepet poinnya, sempat unggul dua poin lalu disamakan, sempat tertinggal juga tapi kami berhasil menyamakan poin lagi. Kami hanya menjaga fokus dan mental saja. Dibandingkan ganda putri China lain, gaya main Liu/Wang sedikit berbeda. Yang ini no lobnya lebih bagus," sahut Isyana.

"Di gim kedua kami beberapa kali terlalu terburu-buru, terbawa tempo lawan. Itu seharusnya tidak dilakukan. Setelah tertinggal kami mencoba konsisten saja dengan starategi kami. Cukup senang karena sudah ada peningkatan di lapangan dibandingkan hari sebelum-sebelumnya," timpal Rinjani.

Di babak semifinal, Isyana/Rinjani menunggu pemenang antara duo Jepang Sora Hatakeyama/Akari Kamio melawan Ririna Hiramoto/Aya Tamaki. Isyana/Rinjani mewaspadai pola permainan kedua pasangan ini.

"Pola Jepang kan bermainnya satu-satu jadi kami harus siap di lapangan. Siap capek dan lebih tahan di lapangan," tukas Isyana.

"Kami senang bisa mendapat medali tapi kami belum puas. Kami juga belum memikirkan ke sana (medali dan naik podium), kami hanya mau fokus ke pertandingan selanjutnya," ungkap Rinjani.

Saat berita ini diturunkan, Indonesia sementara meloloskan dua wakil ke semifinal. Selain Isyana/Rinjani, Moh Zaki Ubaidillah sudah terlebih dahulu memastikan satu tempat di babak empat besar. ***

wwwwww