Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
19 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
18 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
18 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Hiburan

FFWI 2024, Peran Kunci Kuatkan Jatidiri Bangsa di Tengah Era Kecerdasan Buatan

FFWI 2024, Peran Kunci Kuatkan Jatidiri Bangsa di Tengah Era Kecerdasan Buatan
Panitia FFWI. (Ist)
Senin, 14 Oktober 2024 21:26 WIB
Penulis: Mambang Yazid

JAKARTA - Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) terus menegaskan peran pentingnya dalam memperkuat jatidiri bangsa melalui film. Pada acara Sosialisasi FFWI 2024 yang berlangsung di Artotel, Senayan, Jakarta, Senin 14 Oktober 2024, M Sanggupri Bochari, Pamong Budaya Ahli Madya dari Direktorat PMM Kemendikbudristek, menekankan pentingnya film sebagai sarana belajar sekaligus alat untuk memperluas cakrawala pandang masyarakat.

"Film tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga memainkan peran strategis dalam membentuk karakter dan jatidiri bangsa. FFWI memiliki peran besar dalam upaya ini," ujar Sanggupri.

Ia berharap festival ini terus eksis dan relevan di masa mendatang, karena melalui film kita bisa melihat dunia dan memahami berbagai perspektif.

Presiden FFWI 2024, Wina Armada Sukardi, menambahkan bahwa di era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan datang, FFWI akan tetap diperjuangkan untuk eksis.

Ia menyatakan bahwa tahun 2024 menjadi tahun penting bagi FFWI dengan adanya rencana kegiatan rutin setiap bulan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu seputar FFWI.

Salah satu isu besar yang disoroti adalah keberadaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin kuat pengaruhnya, terutama dalam dunia kritik film.

"AI telah menjadi kekuatan yang tidak bisa dielakkan. Dengan kemampuan membaca seluruh buku yang diunggah ke dunia maya, AI bahkan mulai menggantikan peran kritikus film manusia. Dampaknya tidak hanya di dunia film, tetapi juga di berbagai sektor, termasuk hukum, di mana beberapa firma hukum di Amerika Serikat berkurang hingga 20 persen karena otomatisasi AI," jelas Wina.

Meski begitu, Wina Armada menyoroti masalah hak cipta yang masih menjadi tantangan besar dalam penggunaan AI. Dalam acara ini juga hadir Apni Jaya Putra, wartawan senior, dan Alin Jusria Umiati, seorang editor film, yang membahas isu-isu krusial terkait perkembangan industri film dan teknologi.

Rangkaian FFWI 2024 akan berlanjut dengan pengumuman nominasi pada Jumat 18 Oktober 2024 mendatang, dan malam puncak penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 16 November 2024 di Auditorium RRI, Jl. Merdeka Barat, Jakarta.

Acara ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mendorong kemajuan film Indonesia di tengah era kecerdasan buatan yang semakin mendominasi. ***

wwwwww