Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sekretaris Pendiri IAW Sarankan Prabowo Pilih Jaksa Agung Berakhlak Mulia

Sekretaris Pendiri IAW Sarankan Prabowo Pilih Jaksa Agung Berakhlak Mulia
Kejaksaan Agung RI. (Ist)
Rabu, 16 Oktober 2024 08:55 WIB
Penulis: Riyan
Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus menyarankan agar presiden terpilih, Prabowo Subianto untuk memilih figur Jaksa Agung yang berakhlak mulia.

Iskandar mengatakan, akhlak mulia tersebut salah satu dapat tercermin melalui gaya hidup sederhana, tidak hedon atau hobi flexing.

 
"Saya berharap jangan salah pilih Jaksa Agung, skill dan kemampuan perlu, tapi dia juga harus punyak akhlak yang baik agar dapat menjadi contoh atau teladan bagi bawahannya," ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (16/10).
 
Iskandar menjelaskan, masukan ini tidak terlepas dari gaya hidup hedon yang dipertontonkan Jaksa Agung saat ini, Sanitiar Burhanuddin yang sebenarnya sudah lama menjadi sorotan namun hampir tidak pernah mendapat teguran. 
 
"Saya kira beranjak dari sinilah puncak kekecewaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah secara umum lalu berlanjut pada kritik hedonisme keluarga presiden," terangnya.
 
Menurutnya, gaya hidup mewah Burhanuddin kembali menjadi sorotan setelah tertangkap kamera mengenakan jam tangan diduga merek Hublot dan Richard Mille. Dalam foto yang beredar Burhanuddin terlihat mengenakan jam seharga miliaran rupiah itu saat duduk berdampingan dengan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian.
 
Iskandar tidak aneh dengan hobi Burhanuddin mengoleksi barang mewah. Di awal-awal menjabat sebagai Jaksa Agung, Burhanuddin bahkan berani menunjukkan hobi naik motor gede (Moge)bersama beberapa pejabat antara lain mantan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. Bahkan, hobi ini hingga sekarang masih berlanjut dan Burhanuddin menjadi bagian dari klub Moge di Bandung, Jawa Barat.
 
Iskandar turut menyoroti mobil Mercedes Benz yang dipakai Burhanuddin. Mobil mewah pabrikan Jerman itu tidak bisa disebut mobil dinas karena sesuai aturan menteri dan setingkat menteri kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin periode 2019-2024 menggunakan mobil dinas Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid.
 
Koleksi lain Jaksa Agung yakni mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dengan pelat RI-50 yang pengadaannya mengikuti Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022.
 
"Saya tidak bisa menebak jenis mobil Mercy yang digunakan Burhanuddin. Tapi penting untuk dikritisi karena menjadi bagian dari keterbukaan sebagai pejabat setingkat menteri di kabinet Jokowi yang kerap mengusung kesederhanaan," ungkapnya.
 
Mengutip LHKPN periodik 2023, total kekayaan yang dimiliki Burhanuddin mencapai Rp 10,8 miliar. Terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp 5,3 miliar yang tersebar di Bandung Barat dan Tangerang Selatan, alat transportasi dan mesin senilai Rp 44.3 juta, harta bergerak lainnya Rp 350 juta serta kas dan setara kas Rp 6,1 miliar.
 
Namun dari data LHKPN yang sama, Burhanuddin tidak melaporkan jam mewah, motor gede dan mobil Mercy dan Toyota Land Cruiser. Soal ini coba ditanyakan langsung kepada Burhanuddin melalui pesan Whatsapp namun hingga artikel ini diturunkan tidak direspons.
 
"Wajar publik akhirnya bertanya-tanya karena ketidaksesuaian antara omongan dan fakta. Selain Mercy dan mobil listrik, Toyota Land Cruiser yang digunakan jaksa agung juga pernah ramai dikritik. Jadi, kita miris melihat kemewahan pejabat semacam gaya hidup Burhanuddin. Untung saja anak buah dia tidak menirunya," bebernya.
 
Iskandar lantas menyindir Burhanuddin untuk sungguh-sungguh membaca data Badan Pusat Statistik (BPS) di mana kelas menengah Indonesia mengalami penurunan, dan terjadi deflasi berturut-turut selama 5 bulan.
 
"Daya beli sebagian masyarakat Indonesia sedang turun tetapi Burhanuddin hidup bermewah-mewah. Dia seperti buta mata dan hati terhadap regulasi dan kondisi. Kami meminta presiden baru nanti agar tidak memilih pejabat serendah kelas moral Jaksa Agung ini," pungkasnya.***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Nasional, Beladiri
wwwwww