Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Hiburan

Nadila Ernesta Berbagi Pengalaman Berjuang Melawan Penyakit Psoriasis

Nadila Ernesta Berbagi Pengalaman Berjuang Melawan Penyakit Psoriasis
Nadila Ernesta. (Instagram)
Jum'at, 22 November 2024 14:15 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Psoriasis adalah penyakit autoimun kronis yang sering kali disalahartikan sebagai masalah kulit biasa. Penyakit ini tidak hanya memengaruhi fisik tetapi juga kepercayaan diri penderitanya. Salah satu yang merasakannya adalah aktris Nadila Ernesta, yang telah berjuang melawan psoriasis sejak remaja.

Meski begitu, kini Nadila Ernesta menemukan harapan baru melalui Terapi Rotasi Psoriasis di C Derma, klinik dermatologi dan estetika yang menawarkan solusi modern untuk penyakit ini. Hal ini diungkapkannya kepada awak media di Pondok Indah Office Tower, Jakarta Selatan, Kamis 21 November 2024.

Nadila Ernesta bercerita, dirinya pertama kali mengalami gejala psoriasis saat duduk di bangku SMP. “Awalnya saya kira hanya ketombe biasa, tapi lama-kelamaan muncul bercak merah yang semakin menyebar. Itu membuat saya minder, terutama di usia remaja di mana kepercayaan diri sangat penting,” ungkapnya.

Ketidaktahuan dan rasa malu membuat Nadila Ernesta menunda pengobatan. Barulah setelah dewasa, ia mulai mencari solusi dan akhirnya menemukan C Derma pada tahun 2022.

“Saat tahu tentang Terapi Rotasi Psoriasis di C Derma, saya langsung mencoba. Dalam beberapa minggu, hasilnya sangat terlihat. Kulit saya membaik, dan saya merasa lebih percaya diri,” aku Nadila Ernesta.

Sementara itu, menurut Dr Maria Vianney Sansan, Sp.D.V.E, FINSDV, Dokter Spesialis Dermatovenereologi di C Derma, psoriasis membutuhkan penanganan yang terintegrasi.

“Psoriasis adalah penyakit autoimun yang kompleks. Di C Derma, kami menggunakan pendekatan kombinasi, mulai dari obat oles dan oral hingga teknologi modern seperti Laser Excimer dan Pulsed Dye Laser,” jelas Dr Maria Vianney Sansan.

Laser Excimer dengan panjang gelombang 308 nm dirancang untuk mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan lesi psoriasis secara presisi. Sementara Pulsed Dye Laser, dengan panjang gelombang 595 nm, efektif untuk psoriasis tipe plak dan kuku.

“Teknologi ini memungkinkan kami memberikan perawatan yang aman dan terfokus pada kebutuhan pasien,” tambah Dr Maria Vianney Sansan.

Selain itu, terapi agen biologis digunakan untuk kasus psoriasis sedang hingga berat. “Terapi ini bekerja menghambat jalur sistem imun yang memicu peradangan, sehingga mengurangi gejala secara signifikan,” ujar Dr Maria Vianney Sansan.

C Derma, yang berlokasi di Lotte Shopping Avenue dan Pondok Indah Office Tower, Jakarta Selatan, menawarkan paket perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien.

Nadila mengakui bahwa dukungan dokter di C Derma telah membantunya mengelola kondisi ini dengan baik. “Saya paham bahwa psoriasis adalah bagian dari hidup saya, tapi dengan perawatan rutin, saya bisa tetap menjalani hidup dengan percaya diri,” kata Nadila Ernesta.

Dr Maria pun juga mengingatkan pentingnya dukungan emosional bagi pasien psoriasis. “Psoriasis bukan hanya masalah fisik, tetapi juga memengaruhi mental. Dengan teknologi dan pendekatan yang tepat, kami berharap dapat membantu pasien meningkatkan kualitas hidup mereka,” tutupnya.

Sedangkan bagi Nadila Ernesta, pengalaman ini menjadi pengingat bahwa mencari bantuan adalah langkah awal yang penting. “Jangan ragu untuk mencari solusi. Psoriasis memang menantang, tapi dengan perawatan yang tepat, kita bisa mengatasinya,” pesan Nadila. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww