Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
23 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Indonesia Tak Ikut, Kejuaraan Tinju Asia Tampilkan Petinju Wanita Tanpa Pelindung Kepala

Indonesia Tak Ikut, Kejuaraan Tinju Asia Tampilkan Petinju Wanita Tanpa Pelindung Kepala
Petinju wanita Uzbekistan Farzona Fozilova (merah) saat melepaskan pukulan ke wajah Aarati Bhomjan dari Nepal. (Foto:ASBC)
Selasa, 03 Desember 2024 19:20 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
JAKARTA - Petinju Indonesia tidak tercatat sebagai peserta pada Kejuaraan Tinju Asia Elite Pria dan Wanita ASBC yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand, 28 November hingga 12 Desember 2024.

Hal itu diakui Muhammad Arisa Putra Pohan atau akrab dipanggil Boy Pohan saat dihubungi Gonews.co Group. Secara kebetulan, Boy yang berada di Chiang Mai, Thailand, mendapat kepercayaan memimpin di Kejuaraan Tinju Asia Elit Pria dan Wanita ASBC tersebut.  

"Ya, petinju Indonesia tidak ada yang tampil di Kejuaraan Tinju Asia Elit Pria dan Wanita ASBC. Dari negara Asia Tenggara hanya petinju Malaysia,Vietnam dan tuan rumah Thailand yang tampil," kata Boy Pohan saat dihubungi Selasa (3/12/2024).

Boy Pohan yang sudah bertugas di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024 bersama seorang wasit Thailand mendapat kepercayaan memimpin di kejuaraan yang diikuti 21 negara ini. Di event ini, kata Boy Pohan, ASBC menerapkan aturan untuk pertama kalinya petinju wanita yang tampil tidak menggunakan pelindung kepala (head guard).

"Di Kejuaraan Tinju Asia ini untuk pertama kalinya petinju wanita yang tampil tanpa pelindung kepala seperti petinju pria yang sebelumnya tanpa pelindung kepala. Petinju wanita yang tampil memiliki teknik bertinju yang cukup bagus dan bertarung sepanjang ronde tanpa rangkulan," jelasnya.

Ketika ditanyakan apakah tidak berbahaya petinju wanita tanpa pelindang kepala. Boy menjawab, "Sampai saat ini belum yang cedera karena teknik bertinju yang sudah bagus dan fisik mumpuni. Mereka fine-fine saja kok/"

Dari data yang diperoleh ke-21 negara peserta yakni Afghanistan, Bangladesh, Kamboja, China, Chinese Taipei, Jepang, Kazakhstan, Kirgistan, Malaysia, Mongolia, Nepal, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Sri Lanka, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, Uzbekistan, Vietnam, dan tuan rumah Thailand.

Prestasi tinju amatir Indonesia semakin menurun. Sebagai catatan, Indonesia sudah 20 tahun tidak meloloskan petinjunya. Pada Olimpiade 2000 di Sydney Australia, Indonesia meloloskan La Paene Masara dan Hermensen Ballo. Keduanya menggenggam tiket melalui babak kualifikasi. Lalu pada 2004 kala Olimpiade digelar di Athena Yunani, Bonix Saweho lolos melalui jalur wild card. ***

wwwwww