Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
23 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
24 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
5
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024

Dikalahkan Wakil Korsel, Ana/Tiwi: Kami Maksimalkan Pertandingan Berikutnya

Dikalahkan Wakil Korsel, Ana/Tiwi: Kami Maksimalkan Pertandingan Berikutnya
Ganda Putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. (PP PBSI)
Rabu, 11 Desember 2024 23:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution

HANGZHOU – Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi gagal meraih kemenangan pada laga pertama Grup B Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024.

Bermain di Hangzhou Olympic Sport Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Rabu (11/12/2024), Ana/Tiwi dipaksa mengakui ketangguhan ganda putri Korea Selatan (Korsel), Baek Ha Na/Lee So Hee dalam dua gim 6-21, 17-21.

“Di gim pertama pengembalian bola kami masih banyak tidak akurat jadi poinnya terbuang dari sana. Banyak keluar dan tanggung,” kata Tiwi, panggilan karib Amallia Cahaya Pratiwi.

Tiwi mengaku dilanda ketegangan tampil untuk pertama kali di World Tour Final. “Tegang pasti ada sedikit, ini pertandingan pertama di World Tour Finals. Sayang memang kami bermain kurang baik, hasilnya tidak memuaskan. Tapi masih ada kesempatan berikutnya yang harus kami maksimalkan,” kata Tiwi lagi.

Ana, panggilan karib Febriana Dwipuji Kusuma menambahkan, permainan mereka mulai konsisten pada gim kedua. “Di gim kedua permainan kami membaik tapi belum konsisten. Kadang masih mati sendiri, polanya sudah benar dengan banyak menyerang tapi eksekusi terakhirnya gagal,” ungkapnya.

Di laga selanjutnya, Ana/Tiwi akan menghadapi Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) dan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China). Mereka tidak punya pilihan lagin terkecuali harus bisa memenangkan salah satunya untuk menjaga asa lolos grup. ***

wwwwww