Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
23 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
4
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
23 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
23 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Indonesia Gagal Raih Poin Penuh, Marselino Ferdinan Kena Kartu Merah

Indonesia Gagal Raih Poin Penuh, Marselino Ferdinan Kena Kartu Merah
Timnas Indonesia. (PSSI)
Kamis, 12 Desember 2024 23:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO – Timnas Indonesia gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang 3-3 melawan Laos dalam laga lanjutan Grup B Piala AFF 2024. Bermain di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2024), malam, Tim asuhan Shin Tae-yong sempat bermain dengan 10 pemain setelah Marselino Ferdinan diganjar kartu merah di babak kedua.

Laos sempat membuat kejutan dengan unggul lebih dulu di menit ke-9 melalui gol Phousomboun Penyavong. Berawal dari bola panjang, Penyavong berhasil lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan yang mengenai Kakang Rudianto sebelum masuk ke gawang Indonesia.

Tiga menit kemudia tepatnya menit ke-12, Indonesia menyamakan kedudukan 1-1. Gol dicetak Kadek Arel yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Laos. Namun, Laos kembali unggul satu menit berselang. Phathana Phommathep mencetak gol kedua setelah memanfaatkan celah di lini belakang Indonesia.

Kapten tim, Muhammad Ferarri kembali menyamakan kedudukan 2-2 lewat sundulan di menit ke-18 setelah menerima lemparan jauh Pratama Arhan. Skor bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Laos hampir mencetak gol tambahan di menit ke-47, namun sontekan pemain mereka melambung jauh. Indonesia kemudian mencoba membalas lewat Rafael Struick di menit ke-61, tetapi percobaannya juga gagal menemui sasaran.

Petaka menghampiri Indonesia di menit ke-68 saat Marselino Ferdinan mendapat kartu kuning kedua akibat tekel keras terhadap Phathana Phommathep. Bermain dengan 10 pemain, Indonesia sempat tertekan.

Namun, Indonesia justru mampu mencetak gol ketiga di menit ke-73. Muhammad Ferarri kembali menjadi pahlawan dengan sundulan dari situasi sepak pojok, membawa Indonesia unggul 3-2.

Keunggulan itu tak bertahan lama. Empat menit berselang, Laos menyamakan kedudukan lewat gol Peeter Phanthavong, yang memanfaatkan umpan tarik untuk merobek gawang Daffa Farsya. Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil imbang ini membawa Indonesia sementara memimpin klasemen Grup B dengan empat poin dari dua laga. Posisi kedua ditempati Vietnam, yang baru memainkan satu pertandingan dan tiga poin. Disusul Filipina, Myanmar, dan Laos dengan masing-masing mengoleksi satu poin.

Meski hanya meraih hasil imbang, peluang Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka lebar. Skuad Garuda harus fokus pada laga-laga berikutnya untuk mengamankan posisi di fase gugur.

Dengan semangat juang yang ditunjukkan meski bermain dengan 10 orang, Indonesia diharapkan mampu memperbaiki performa, terutama di sektor pertahanan, untuk menghadapi lawan-lawan berat berikutnya. ***

wwwwww