Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Hadapi PSS Sleman, PSIS Semarang Tanpa Pemain Kunci

Hadapi PSS Sleman, PSIS Semarang Tanpa Pemain Kunci
Pemain PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga. (dok.ligaindonesiabaru)
Senin, 16 Desember 2024 15:57 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
SEMARANG – PSIS Semarang sedang diselimuti kondisi harap-harap cemas jelang laga pekan ke-15 BRI Liga 1 2024/2025. Pelatih kepala PSIS, Gilbert Agius harus memutar otak lebih keras sebelum guna persiapan melawan PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024) nanti.

Kondisi ini akibat ada beberapa pemain kunci dipastikan tidak bisa diturunkan untuk membela skuat berjuluk Mahesa Jenar. 

Pemain serba bisa Alfeandra Dewangga sedang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Sedangkan pemain asing Boubakary Diarra mengalami cedera hamstring usai menghadapi Bali United FC pada laga pekan ke-14 lalu.

Diarra yang bermain penuh saat menghadapi Bali United mengalami cedera hamstring dan diperkirakan akan absen selama dua pekan.

"Kondisi setelah match lawan Bali United, Boubakary Diarra mengeluh nyeri pada paha kanannya dan langsung dilakukan pemeriksaan tambahan USG otot dan didapatkan hasil adanya muscle strain partial tear grade 1 di otot hamstringnya,” kata dokter tim PSIS, Radityo Haryo. 

Selain harus istirahat untuk pemulihan sekitar dua minggu, dia juga menjelaskan dari tim medis akan mengusahakan dengan obat-obatan, fisioterapi dan terapi lainnya agar Diarra lebih cepat sembuh dan kembali ke pertandingan.

Tak hanya Diarra, kondisi Septian David Maulana juga masih mengalami nyeri pada hamstringnya sejak melakukan official training di Stadion Jatidiri Semarang jelang laga menghadapi Bali United lalu.

Septian David juga akan diistirahatkan untuk melawan PSS dan tim medis tengah mengusahakan agar dapat main di pertandingan berikutnya menghadapi Malut United FC.

"Kondisi David jelang match lawan Bali United mengeluh nyeri pada paha kanannya dan langsung dilakukan pemeriksaan tambahan USG otot dan didapatkan hasil adanya inflamasi pada otot harmstringnya,” Radityo Haryo menerangkan.

Dia menjelaskan, biasanya cedera seperti ini dikarenakan oleh kelelahan pada otot sehingga bisa menjadi peradangan pada otot. 

“Tim medis akan mengusahakan dengan obat-obatan, fisioterapi advanced sehingga Septian David secepatnya bisa sembuh dan kembali berlatih dan bertanding bersama tim," pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Jawa Tengah
wwwwww