Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
23 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dua Kali Bermain Remis, Yoseph Pertahankan Posisi di Peringkat Kedua

Dua Kali Bermain Remis, Yoseph Pertahankan Posisi di Peringkat Kedua
IM Yoseph T Taher (kanan). (Foto: PB Percasi)
Selasa, 18 Februari 2025 21:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Tampil cukup stabil pada babak keempat, IM Yoseph T. Taher (2439) pertahankan posisi diperingkat dua dengan mengumpulkan nilai 3 VP dalam Indonesian GM Tournament 2025 yang berlangsung di Hotel Mewangi, Bandung, Jawa Barat,  Selasa (18/2/2025).

Hal ini dicapai seusai Yoseph menahan remis rekan senegaranya IM Azarya Jodi Setyaki (2411)  di babak ketiga pada pagi hari dan partai keempat menahan remis pecatur Filipina  GM Quizon Daniel  (2471) pada malam hari.

Dengan dua kali bermain remis IM Yoseph Taher mengumpulkan nilai 3 VP. Hal itu yang membuatnya sedikit agak lega. Karena sebelum bertanding pecatur nasional itu sempat mengantisipasi lawan.

Dengan bermain remis lawan pecatur Filipina di babak keempat, Yoseph Taher tinggal mempersiapkan strategi jitu melawan pecatur asal Azerbaijan, Safarli Eltaj yang memiliki elorating paling tinggi mencapai 2609 di babak kelima, Rabu (19/2/2025).

"Saya tetap akan berjuang meraih kemenangan lawan pecatur Azerbaijan yang memiliki elorating cukup tinggi itu. Minimal saya bisa menahan remis nantinya, " tegas Yoseph.

Yoseph mengaku, tampil dalam pertandingan di GM Tournanent kali ini selain tekhnik, juga fisik harus mumpuni. Melalui dua faktor itu yang membuatnya tidak gentar menghadapi lawan darimanapun juga.

Posisi Yoseph berada dibawah pecatur Mongolia IM Sugar Gan-Erdene (2439) memiliki point sama usai bermain remis saat jumpa lawannya dari Korea Selatan IM Lee Junhyeok (2426) dibabak 4.

Sementara pemain catur nasional yang tampil cukup akurat di babak keempat dilakukan GM Novendra Priasmoro dengan elorating 2437. Melalui pengalaman ditingkat internasional, Novendra dapat mengalahkan pecatur handal dari Australia GM Kuybokarov Temur dengan elorating 2550.

"Saya bersyukur bisa tampil stabil di babak keempat. Hal itu pula yang dapat meraih kemenangan lawan mantan juara dua tahun 2024 dari Australia, " tegas Novendra dengan semangat.

Sedang juara tahun 2024 yaitu IM Arfan Aditya Bagus dipaksa menyerah kalah oleh pecatur India GM Sethuraman SP (2557) yang megang buah putih. Hal itu pula yang membuat posisinya merosot ke peringkat 11 dengan nilai 1,5 VP.

Adapun dalam kategori MF Tournamen, pecatur muda Indonesia, MF Cahaya Satria Duta yang kini memiliki elorating 2360 tampil cukup taktik. Melalui keuletannya Satria Duta berhasil mengalahkan pecatur Vietnam, WGM Nguyen Thi Mai Hung dengan elorating 2216.

Dengan kemenangan di babak keempat Satria Duta mengumpulkan nilai 3,5 VP dan bertahan diposisi kedua. Sedang posisi pertama dipegang GM Bernadskiy Vitaliy (Ukraina) 2531 yang di babak keempat mengumpulkan nilai 4 VP setelah unggul atas IM Wynn Zaw Htun (Myanmar).

Menurut Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem permainan Satria Duta kali ini cukup bagus. Peluang pecatur yang kini berusia 17 tahun itu cukup terbuka memperbaiki elorating dan meraih nilai norma MI.

Dengan usia relatif muda katanya, tidak lama lagi Satria Duta akan meraih gelar IM. Hal itu yang cukup membanggakan, dengan catatan bisa tampil stabil dalam pertandingan selanjutnya untuk meraih nilai norma yang kedua kalinya. ***

wwwwww