Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
22 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Salah Sasaran! BMW Diamuk Massa Saat Demo, Sopir Remaja Dievakuasi

Salah Sasaran! BMW Diamuk Massa Saat Demo, Sopir Remaja Dievakuasi
Sabtu, 30 Agustus 2025 05:00 WIB

JAKARTA – Amarah massa yang memuncak pada aksi demonstrasi di sekitar Polda Metro Jaya, Jumat malam (29/8/2025), sempat salah sasaran. Sebuah mobil mewah BMW yang melintas di bawah Jembatan Semanggi tiba-tiba menjadi pelampiasan kemarahan, setelah diduga ditumpangi pejabat.

Sekitar pukul 19.40 WIB, kerumunan demonstran menghentikan laju mobil tersebut. Suasana langsung ricuh. Kaca depan dan samping mobil pecah akibat hantaman massa yang berteriak-teriak. Dari kejauhan, teriakan “tinggalin-tinggalin” terdengar keras, memaksa pengendara untuk keluar.

Namun ternyata, dugaan massa keliru. Mobil tersebut bukan ditumpangi pejabat, melainkan dikendarai oleh seorang sopir muda yang masih berusia remaja. Begitu identitas pengemudi diketahui, sebagian demonstran buru-buru menenangkan massa lain agar tidak bertindak lebih jauh.

“Woy udah woy, jangan!” teriak seorang demonstran mencoba melerai.

Remaja sopir itu akhirnya berhasil dievakuasi ke tempat aman, meski wajahnya terlihat panik dan ketakutan. Mobil BMW yang ditinggalkan tampak rusak parah di bagian kaca dan bodinya.

Sementara itu, aksi di depan Polda Metro Jaya terus memanas hingga malam. Setelah sempat diguyur hujan deras, massa kembali berkumpul, membakar ban dan melemparkan kembang api hingga molotov ke arah gerbang Polda. Aparat merespons dengan tembakan gas air mata, membuat kerumunan berlarian di tengah suasana kacau.

Kemarahan publik pada aksi ini tak lepas dari tragedi sehari sebelumnya, ketika seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan tewas usai dilindas kendaraan taktis Brimob. Nama Affan kini menjadi simbol perlawanan, dan setiap momentum di jalanan dipenuhi dengan emosi yang membara.

Namun peristiwa BMW di Semanggi juga menjadi pengingat: di tengah gejolak, kemarahan massa bisa salah sasaran—dan nyaris memakan korban baru yang sama sekali tak terkait. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Badminton, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww