Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
18 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Dari Ruang Belajar Jadi Reruntuhan, Ambruknya SMKN 1 Cileungsi Bongkar Masalah Infrastruktur Sekolah

Dari Ruang Belajar Jadi Reruntuhan, Ambruknya SMKN 1 Cileungsi Bongkar Masalah Infrastruktur Sekolah
Atap bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Nasional (SMKN) 1 Cileungsi Bogor ambruk sekitar pukul 09.10 WIB, Rabu (10/9/2025).
Rabu, 10 September 2025 19:45 WIB

BOGOR – Suasana belajar di SMKN 1 Cileungsi berubah mencekam ketika atap dan dinding ruang kelas tiba-tiba ambruk, Rabu (10/9/2025) pagi. Puluhan siswa dan guru tertimpa material bangunan. Tercatat 31 orang mengalami luka-luka, satu di antaranya patah tulang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.15 WIB, saat siswa kelas X dan XII sedang mengikuti pelajaran di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi. Empat ruangan terdampak runtuhan, terdiri dari dua kelas dan dua ruang pertemuan. “Satu regu berjumlah 15 personel langsung kami turunkan untuk evakuasi, tambahan tenaga juga dikerahkan,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat. 

Sebanyak 26 siswa dilarikan ke RS Thamrin, sementara lima orang lainnya ke RS Merry. Mayoritas korban hanya luka ringan, tetapi enam siswa masih dirawat intensif. “Alhamdulillah sebagian besar sudah boleh pulang. Hanya satu siswa yang mengalami patah tulang,” tambah Ade. 

Ambruknya bangunan ini menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, sekolah yang dibangun pada 2016 itu masih tergolong baru. Namun, struktur gedung terbukti rapuh dan tak mampu menahan beban. Tim gabungan kini mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan serta berencana merobohkan dinding yang miring agar tidak menimbulkan bahaya susulan.

Kegiatan belajar-mengajar di SMKN 1 Cileungsi dihentikan sementara. Gedung dinyatakan tidak aman digunakan sampai ada renovasi total. “Soal kelanjutan kegiatan belajar, itu kewenangan kepala sekolah. Yang jelas kondisi saat ini tidak layak,” tegas Ade.

Tragedi ini bukan hanya tentang keruntuhan bangunan, tetapi juga potret rapuhnya pengawasan kualitas infrastruktur pendidikan. Gedung yang mestinya menjadi tempat menimba ilmu justru berubah menjadi sumber bencana. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Olympic, Umum, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww