Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
23 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
24 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
5
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Calos Pena Sedih Pesita Kalah di Surabaya

Calos Pena Sedih Pesita Kalah di Surabaya
Persita Tangerang saat kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya. (Ileague.id)
Minggu, 05 April 2026 21:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA – Persita Tangerang dipaksa pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Gol semata wayang Bajul Ijo yang lahir melalui Francisco Rivera pada menit ke-61 menjadi pembeda hasil akhir dalam laga yang berlangsung sangat ketat di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam.

Meski sempat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas, tim berjuluk Pendekar Cisadane itu gagal mengonversi setiap kesempatan menjadi gol penyeimbang di Surabaya. Pelatih Persita, Carlos Pena, mengaku sangat kecewa dengan hasil akhir tersebut lantaran meyakini anak asuhnya layak membawa pulang setidaknya satu poin.

Ia menilai pertandingan berjalan seimbang dan lawan sebenarnya tidak memiliki banyak peluang berbahaya selain gol yang berhasil diciptakan oleh Rivera tersebut. Apalagi, Persita sebenarnya tampil cukup berani dengan menerapkan skema transisi cepat dan permainan terbuka untuk membongkar pertahanan rapat tim asal Kota Pahlawan itu.

"Kami sedih karena hasilnya, tetapi kami harus tetap melangkah maju setelah melakoni laga yang sangat menguras energi ini," ujar juru taktik asal Spanyol itu.

Peluang emas sempat lahir dari kaki Rayco Rodriguez serta situasi tendangan sudut pada paruh kedua, namun buruknya akurasi penyelesaian akhir membuat papan skor tidak berubah. Kegagalan mencetak gol ini menjadi sorotan tajam mengingat dalam dua laga sebelumnya Persita tampil sangat produktif dengan total koleksi delapan gol.

"(Sebelumnya) kami adalah tim yang mampu menciptakan banyak peluang melalui dominasi bola, namun pada laga ini akurasi kami memang tidak cukup baik," tambah Pena mengevaluasi kinerja timnya.

Senada dengan sang pelatih, penyerang Persita A. Nur Hardianto tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya atas hilangnya poin krusial di kandang lawan. Ia merasa seluruh elemen tim sudah bekerja keras sepanjang sembilan puluh menit untuk menjaga asa mencuri poin.

"Tentu kami kecewa karena seharusnya bisa mendapatkan poin, namun kami harus segera melupakan kekalahan ini dan fokus penuh menghadapi pertandingan selanjutnya," tegas Hardianto dengan nada optimistis.

Hasil minor ini membuat posisi Persita melorot ke tangga keenam klasemen sementara dengan raihan 41 poin. Sebaliknya, kemenangan tipis ini membawa Persebaya melonjak dua peringkat dari posisi ketujuh menuju peringkat kelima dengan koleksi 42 poin dari 26 laga yang telah dijalani. Selanjutnya Persita menjamu Arema FC yang dijadwalkan Jumat (10/4) mendatang. ***

wwwwww