Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
22 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
22 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
22 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Tragis Balita Meninggal Terjebak Kebakaran di Maros Kala Ayah Nobar

Tragis Balita Meninggal Terjebak Kebakaran di Maros Kala Ayah Nobar
Ilustrasi (net)
Kamis, 18 Juni 2026 19:49 WIB

JAKARTA - Sebuah tragedi kebakaran menyisakan duka mendalam di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Si jago merah melahap sebuah rumah tinggal Kamis (18/6/2026) dini hari, mengakibatkan seorang balita perempuan berumur 4 tahun kehilangan nyawanya.

Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan identifikasi di lokasi kejadian usai memastikan api padam sepenuhnya.

"Satu anak meninggal dunia. Korban ditemukan di dalam kamar," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Maros, Jufri Samad.

Menurut penuturan awal, api menjalar sangat cepat dari arah dapur ke seluruh bagian rumah. Kondisi saat itu sangat kritis karena istri dan dua anaknya sedang terlelap. Begitu sang ibu tersadar, ia bergegas membawa adik korban yang masih bayi keluar ruangan, sementara sang kakak tidak berhasil diselamatkan dari kobaran.

"Kemungkinan korban sedang tidur saat kebakaran terjadi karena kejadiannya tengah malam," tutur Jufri.

Ketika musibah ini berlangsung, sang ayah tengah berada di luar rumah untuk mencari hiburan bersama tetangga sekitar.

"Pemilik rumah, Jirman, tidak berada di lokasi. Dia pergi menonton bola di rumah tetangganya. Di dalam rumah saat itu hanya ada istri dan dua anaknya," tambahnya.

Dugaan sementara, pemicu utama insiden nahas yang menghancurkan hunian tersebut berkaitan dengan komponen memasak.

"Penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran regulator tabung gas," paparnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Olympic, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan
wwwwww