Tekanan Ekonomi Makro RI Dorong Pelemahan Rupiah ke Rp 17.995
![]() |
| Ilustrasi (net) |
JAKARTA – Rupiah harus mengakui keunggulan dolar AS pada perdagangan Senin (6/7/2026). Mata uang Garuda ditutup melemah 32 poin menjadi Rp 17.995 per dolar AS, dipicu oleh sentimen negatif dari laporan terbaru Fitch Ratings terkait tata kelola ekonomi nasional.
Evaluasi Fitch Ratings terhadap RI
Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa pasar bereaksi terhadap peringatan Fitch Ratings terkait pelemahan ekonomi makro Indonesia. Investor kini lebih berhati-hati mengingat adanya risiko penurunan peringkat utang akibat memburuknya tata kelola ekonomi dan beban utang pemerintah.
"Fitch Ratings dalam laporan terbarunya memberikan pandangan mendalam mengenai rapuhnya kondisi ekonomi makro Indonesia, yang terlihat dari indikator pelemahan rupiah, penurunan cadangan devisa, hingga arus modal keluar yang masif. Namun demikian, perhatian sesungguhnya dari Fitch ialah pada aspek kepercayaan investor yang kian melemah akibat memburuknya tata kelola ekonomi," paparnya, Senin (6/7/2026).
Fitch Ratings mencatat bahwa pada Maret 2026, prospek peringkat utang Indonesia (outlook) telah direvisi menjadi negatif, yang menambah tekanan bagi pemerintah untuk menjaga kepercayaan pasar.
Faktor Pendukung Pelemahan
Pelemahan rupiah juga diperparah oleh data neraca perdagangan yang mencatat defisit 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026. Berakhirnya tren surplus selama 72 bulan ini memberikan sinyal negatif bagi kesehatan neraca pembayaran nasional.
Di sisi lain, kondisi geopolitik global yang tidak menentu, termasuk perang Rusia-Ukraina serta ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz, memicu volatilitas di pasar komoditas. Harga minyak mentah yang tertahan di level tinggi menjadi tantangan tambahan bagi stabilitas mata uang domestik.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia hari ini menetapkan nilai tukar rupiah di angka Rp 17.999 per dolar AS, menunjukkan tren yang searah dengan pergerakan di pasar spot.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | republika.co.id |
| Kategori | : | Ekonomi, KONI, DKI Jakarta |













