Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
23 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
4
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
23 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
23 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Women's Series dan Challenger Batam 2026, Membangun Timnas 3x3 Putri dan Mengejar Poin

Womens Series dan Challenger Batam 2026, Membangun Timnas 3x3 Putri dan Mengejar Poin
Sekjen DPP Perbasi, Nirmala Dewi. (DPP Perbasi)
Jum'at, 24 Juli 2026 18:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Keikutsertaan Timnas Basket 3x3 Indonesia di Women's Series dan Challenger Batam Stop 2026 penting. Ini karena kedua ajang tersebut dibutuhkan dalam membangun tim menuju Asian Games dan pengumpulan poin peringkat dunia untuk Olimpiade. 

Tim yang diturunkan masih muda. Usianya mayoritas di bawah 23 tahun dan hanya  Ayu Sriartha yang berusia 27 tahun.  "Kami punya Grand Design besar, kami ingin menuju Olimpiade. Karena itu, kami menggelar Women’s Series dan Challenger di beberapa kota," ungkap Sekjen DPP Perbasi, Nirmala kepada media di Batam, kemarin.

"Di 3x3 Batam ini juga menjadi bagian dari training camp tim nasional menuju Asian Games. Selain itu, ini juga menjadi uji coba sekaligus kesempatan mengumpulkan poin menuju Olimpiade,” lanjut Nirmala.

Kata Nirmala, Timnas Basket 3x3 di kedua ajang di Batam ini hadapi tim-tim terbaik dunia. Ini menjadi kesempatan penting bagi para pemain Indonesia untuk mengasah kemampuan sebelum tampil pada Asian Games pada 19 September - 4 Oktober 2026 di Jepang.

Melalui 3x3 Batam, Nirmala menyebut pemain diharapkan menyerap pengalaman bertanding di level internasional. “Saya tidak ingin mengatakan anak-anak kurang maksimal. Mereka sudah memberikan yang terbaik," jelasnya.

"Ini merupakan kejuaraan yang diikuti pemain-pemain kelas dunia. Menang atau kalah tidak masalah, pengalaman seperti ini sangat penting untuk perkembangan mereka,” tukasnya.

"Kami juga berharap bisa menambah poin banyak di Women’s Series ini. Kalau belum, kami akan terus mengikuti kegiatan serupa di negara-negara peserta lainnya,” ucapnya.

Nirmala juga mengapresiasi upaya panitia dalam menyuguhkan kejuaraan level dunia. Dia menyebut bahwa penyelenggaraan FIBA 3x3 Women’s Series Batam berlangsung sesuai standar internasional meski dipersiapkan dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Diakui Nirmala, pemilihan Batam menjadi tuan rumah karena memiliki akses internasional yang mudah melalui Singapura. Kemudian juga didukung pemerintah daerah, serta tengah berkembang sebagai destinasi wisata dan kawasan ekonomi.

“Batam sedang menggeliat mempromosikan wisatanya. Letaknya juga dekat dengan Singapura sehingga memudahkan para peserta datang. Dari Singapura cukup sekitar 50 menit menggunakan kapal feri sudah tiba di Batam,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kepulauan Riau Suhadi berharap penyelenggaraan FIBA 3x3 Women’s Series dapat menjadi momentum meningkatkan pembinaan bola basket di daerah sekaligus memperkuat citra Batam sebagai penyelenggara ajang olahraga internasional.

“Kami berharap kejuaraan ini memberikan animo besar terhadap perkembangan bola basket di Batam. Ke depan Batam tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga sebagai destinasi sport tourism yang mampu menggelar event internasional,” kata Suhadi.

FIBA 3x3 Women's Series berlangsung pada 23–24 Juli 2026, kemudian dilanjutkan FIBA 3x3 Challenger Putra pada 25–26 Juli 2026. Kedua ajang ini berlangsung di Alun-Alun Engku Putri Batam.

Sebanyak 32 tim dari 21 negara dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Tim-tim kelas dunia ambil bagian seperti asal Prancis, Belanda, dan Mongolia, selain Latvia, Jepang, dan Serbia. ***

wwwwww