Belanda Juara, Perbasi Apresiasi Gelaran FIBA 3x3 Women’s Series Batam 2026
![]() |
| Timnas Basket 3x3 Putri Belanda meraih gelar juara FIBA 3x3 Women’s Series Batam 2026. (Perbasi) |
Penulis: Azhari Nasution
Kesuksesan Belanda terbilang lengkap karena pemain bintangnya, Evelien LutjSchipholt, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) berkat kontribusi dominannya di sepanjang turnamen.
Wakil Ketua Umum Zona Sumatera DPP Perbasi, Ronni Yenes didampingi Ketua Umum Perbasi Kota Batam, Junico, menyerahkan cheque board serta mengalungkan selendang kehormatan kepada tim Belanda sebagai Sang Juara.
Sementara Ketua Umum DPD Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, menyerahkan plakat penghargaan secara langsung kepada Evelien Lutj Schipholt sebagai MVP.
Dalam acara penutupan, Ronni Yenes dalam sambutan menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana dan masyarakat Batam. Demikian juga dengan pihak-pihak terkait yang membantu kelancaran kegiatan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran pelaksanaan 3x3 Women’s Series ini. Batam luar biasa,” terang Ronni.
“Kesuksesan ini membuktikan bahwa Batam sangat siap dan terhormat menjadi tuan rumah ajang kelas dunia melaluidukungan venue yang mumpuni, layanan profesional, sertaantusiasme tinggi dari para tamu undangan VIP danpenonton,” tambah Suhadi.

Pesta bola basket di Kota Batam akan terus berlanjut melalui gelaran 3x3 Challenger Batam 2026 kategori putra di tempat sama yang berlangsung 25- 26 Juli 2026. Pertandingan babak kualifikasi dan grup digelar Sabtu mulai pukul 12.00 hingga 21.00 WIB. Sedangkan babak semi-final dan final berlangsung Minggu mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.
Turnamen ini dipastikan berjalan semakin sengit dengan hadirnya Timnas Putra Indonesia serta kedatangan tim elite dunia, Ub (Ulaanbaatar), selaku salah satu pemegang sabukjuara 3x3 internasional terkuat di dunia saat ini.
Di sisi lain, Tim Nasional Basket 3x3 Putri Indonesia mencatatkan pelajaran berharga dari panggung internasional ini. Saat berhadapan dengan tim-tim tangguh dunia, Srikandi Indonesia harus mengakui keunggulan Ulaanbaatar MMC Amazons dengan skor 12–21 dan Thailand dengan skor 10–19.
Meski belum berhasil melangkah lebih jauh, perjuangan tangguh para pemain yang mampu menjaga selisih angkat tap kompetitif menjadi modal serta evaluasi penting bagi pengembangan tim nasional ke depan. ***
| Kategori | : | Non Olympic, Kepulauan Riau |













