Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
22 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
21 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Menpora Erick Medali Emas Bulutangkis Beregu Putra Miliki Nilai Sejarah Tersendiri

Menpora Erick Medali Emas Bulutangkis Beregu Putra Miliki Nilai Sejarah Tersendiri
Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Kamis, 24 September 2026 23:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NAGOYA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim bulu tangkis beregu putra Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali emas pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Kamis (24/9/2026).

Pencapaian tersebut terasa kian istimewa lantaran memutus penantian panjang selama 28 tahun bagi skuad bulu tangkis beregu putra Indonesia untuk kembali bertengger di podium tertinggi pesta olahraga terbesar se-Asia itu.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim bulu tangkis beregu putra yang berhasil mengalahkan China dan mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” ujar Menpora Erick.

Menpora Erick menegaskan bahwa medali emas yang diraih dari nomor beregu putra ini memiliki nilai sejarah tersendiri bagi dunia olahraga nasional.

“Kemenangan ini sangat istimewa karena setelah 28 tahun, Indonesia kembali meraih emas beregu putra bulu tangkis di Asian Games. Terakhir kali kita mendapatkan emas dari nomor ini adalah pada 1998,” kata Menpora Erick.

Menurut Menpora Erick, raihan emas tersebut lahir dari determinasi, disiplin tinggi, serta semangat juang pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet dan seluruh tim pendukung sepanjang turnamen.

“Ini adalah kemenangan yang lahir dari perjuangan, kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah para atlet serta seluruh tim yang mendampingi. Mereka menunjukkan bahwa ketika kita bekerja keras, mempersiapkan diri dengan baik, dan berjuang bersama, Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara terbaik Asia," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Menpora Erick turut mengapresiasi peran Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), jajaran pelatih, serta tim medis dan ofisial atas kerja keras mereka mendampingi para atlet hingga meraih hasil maksimal.

Menpora Erick berharap capaian emas pertama dari cabang olahraga bulu tangkis tersebut dapat menyuntikkan energi positif bagi para atlet Indonesia lainnya yang masih berjuang di Aichi-Nagoya.

“Saya berharap emas ini menjadi momentum dan suntikan semangat bagi seluruh Kontingen Indonesia yang masih berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya. Mari terus berjuang, terus memberikan yang terbaik, dan membawa pulang medali emas untuk masyarakat Indonesia,” jelas Menpora Erick.

Tim bulu tangkis Indonesia regu putra berhasil menang dramatis atas China dengan skor 3-2. Tim Merah Putih lebih dulu tertinggal 0-2 sebelum akhirnya comeback. ***

wwwwww