Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija

Polda Jawa Tengah Tetapkan Tersangka Penyerangan Aremania Jadi 31 Orang

Polda Jawa Tengah Tetapkan Tersangka Penyerangan Aremania Jadi 31 Orang
Suporter Aremania
Senin, 21 Desember 2015 18:40 WIB

SEMARANG - Jajaran penyidik di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, menyatakan jumlah tersangka dalam penyerangan terhadap pendukung Arema Malang di Kabupaten Sragen yang menewaskan dua suporter sepak bola tersebut menjadi 31 orang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Liliek Darmanto di Semarang, Minggu (20/12/2015) menyebutkan, penetapan 31 tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan intensif.

Sebelumnya, 33 orang yang diduga pendukung kesebelasan asal Surabaya diamankan dan diperiksa di markas Polda Jawa Tengah. Menurut Liliek, para tersangka tersebut menyerang pendukung Arema di dua lokasi berbeda di Sragen.

Peristiwa pertama terjadi di SPBU Jatisumo yang dilakukan oleh 17 tersangka. Sementara 14 tersangka sisanya melakukan penyerangan di sebuah bengkel tambal ban Nglorog, Sragen.

Para tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, pasal 351 tentang penganiayaan, dan pasal 338 tentang pembunuhan. Peristiwa penyerangan terhadap superter Arema Malang pada Sabtu (19/12) pagi menewaskan dua orang serta menyebabkan beberapa lainnya terluka.

Dalam peristiwa tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, ketapel, balok kayu, bongkahan batu, pelek dan ban. (***)



Editor:Marjeni Rokcalva
Sumber:Rimanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww