Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
Pemerintahan
16 jam yang lalu
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
2
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
Umum
17 jam yang lalu
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
3
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
Umum
18 jam yang lalu
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
4
Tito Apresiasi Bima Arya
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Tito Apresiasi Bima Arya
5
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
Nasional
17 jam yang lalu
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
6
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...
Politik
15 jam yang lalu
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...

Nadia Hajar Wanita Selingkuhan Suaminya dalam Kondisi Bugil di Kamar Hotel, Korban Harus Mendapatkan 15 Jahitan di Kepala

Nadia Hajar Wanita Selingkuhan Suaminya dalam Kondisi Bugil di Kamar Hotel, Korban Harus Mendapatkan 15 Jahitan di Kepala
(eberita.org)
Selasa, 27 September 2016 17:36 WIB
KUALALUMPUR - Video pemukulan yang dilakukan seorang wanita bernama Nadia terhadap wanita lainnya di sebuah kamar hotel menjadi viral di media sosial. Wanita yang dipukul Nadia tersebut diduga selingkuhan suaminya.

Kedua pasangan selingkuh itu dipergoki Nadia tengah asyik mesum di kamar hotel. Sang perempuan bahkan dalam kondisi bugil saat dipergoki. Kabarnya, korban merupakan sahabat Nadia

Dalam video yang beredar terlihat wanita bugil yang jadi korban pemukulan menjerit-jerit kesakitan dan memohon agar tidak dipukuli lagi. Namun Nadia tidak peduli dan terus menghajarnya.

Nadia kemudian memukulkan botol ke kepala korban sehingga menyebabkan kepalamya luka parah dan harus mendapatkan 15 jahitan.

Nadia juga menghajar suaminya. Lelaki bernama Mohd Faizal itu tidak membalas dan membiarkan Nadia memukulnya berkali-kali.

Menurut sumber, peristiwa itu terjadi di sebuah hotel bagian pantai timur Malaysia atau selatan Thailand.

Dilansir harian Metro, Kepala Polisi Kelantan Datuk Dr Ab Rahman Ismail mengatakan, pihaknya telah menerima dua laporan mengenai video ini, termasuk oleh wanita yang menjadi korban penganiayaan. Korban melaporkan Sabtu lalu ke Balai Polis Kubang Kerian.

“Kita percaya hasil penyelidikan akan dapat mengungkap pelaku penyebar video itu di media sosial,'' kata Rahman.

“Polisi juga menerima laporan kedua hari ini dibuat seorang wanita diduga ada hubungannya dengan penyebaran rekaman itu,” sambungnya. ***

Editor:sanbas
Sumber:eberita.org
Kategori:Ragam
wwwwww