Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
17 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
18 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
6 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

BPBD Aceh Tengah Belum Turunkan Alat Berat ke Tanoh Depet

BPBD Aceh Tengah Belum Turunkan Alat Berat ke Tanoh Depet
Rabu, 21 Oktober 2015 12:21 WIB
TAKENGON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah, hingga Rabu (21/10) sekira pukul 11.00 WIB, belum menurunkan alat berat ke lokasi tanah longsor di ruas jalan Takengon-Nagan Raya, tepatnya di kawasan Kilometer 10, Kecamatan Celala, kabupaten setempat.


Pasalnya, alat berat milik BPBD Aceh Tengah, sedang dalam perbaikan sehingga pengerahan bantuan alat berat terhambat untuk memindahkan tumpukan tanah longsor yang menimbun jalur utama dari Nagan Raya menuju Aceh Tengah dan sebaliknya.

“Kita upayakan siang ini, alat berat sudah dikerahkan ke lokasi kejadian,” kata Hamzah, seorang petugas dari BPBD Aceh Tengah kepada serambinews.com, Rabu (27/10/2015).

Menurutnya, setelah tim dari BPBD melakukan survei ke lokasi kejadian, memang ditemukan adanya longsoran sepanjang 20 meter di kawasan Kilometer 10 Kecamatan Celala.

Untuk saat ini, hanya kedaraan roda dua yang baru bisa melintas, sedangkan untuk mobil masih terjebak di lokasi.

“Perkembangan terakhir belum termonitor lantaran disana tidak ada jaringan telepon,” ujar Hamzah.

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tribunnews.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Aceh

wwwwww