Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
11 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
14 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
12 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
11 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Daripada Disita, Segera Urus Izin Swalayan di Pekanbaru, Ini Aturannya

Sabtu, 23 Januari 2016 16:41 WIB
Penulis: Syafri Ario
daripada-disita-segera-urus-izin-swalayan-di-pekanbaru-ini-aturannyaMas Irba
PEKANBARU - Apabila tidak ingin aset anda disita negara, segera urus izin swalayan anda, kalau tidak penutupan akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ini dia cara pengurusan izin swalayan di Kota Pekanbaru, Riau.

Kepala bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman menuturkan untuk mengurus izin swalayan di Pekanbaru pertama-tama mengajukan permohonan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

"Untuk ukuran di bawah 400 m, terlebih dahulu mendaftarkan permohonan ke (Badan Pelayanan Terpadu) BPT di kantor wali kota untuk rekomendasi dikeluarkannya izin HO, setelah itu tim Diseperindag akan turun ke lokasi," kata Mas Irba, kepada GoRiau.com, Sabtu (23/1/16).

Setelah itu, barulah BPT mengeluarkan izin gangguan dan biasa juga disebut HO (Hinderordonnantie).

"Setelah HO keluar, maka, kami dari Disperindag keluarkan Izin Usaha Pasar Modern (IUPM), dan baru boleh beroperasi," kata Mas Irba.

Namun, apabila telah memiliki HO, pemilik swalayan tak perlu lagi mengurus rekomendasinya ke BPT, bisa langsung datang ke Disperindag, dengan catatan ukuran swalayannya di bawah 400 meterpersegi.

"Semua pengurusan gratis kalau di bawah 400 M, jadi tidak ada alasan swalayan tak berizin, kalau tidak kita tutup," tegasnya.

Sementara, apabila ukurannya di atas 400 m, terlebih dahulu harus melengkapi kajian Sosial Ekonomi (Sosek), sesuai Perda No. 90 tahun 2014 ***

Kategori:Ekonomi

wwwwww