Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
Politik
19 jam yang lalu
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
2
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
Hukum
15 jam yang lalu
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
3
Ini Cerita Seorang Penjaga Toko di Mall setelah Divaksin Dosis Pertama
Kesehatan
24 jam yang lalu
Ini Cerita Seorang Penjaga Toko di Mall setelah Divaksin Dosis Pertama
4
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
5
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
Politik
19 jam yang lalu
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
6
Presiden Targetkan Bogor Capai Kekebalan Komunal Agustus 2021
Kesehatan
23 jam yang lalu
Presiden Targetkan Bogor Capai Kekebalan Komunal Agustus 2021
Home  /  Berita  /  Riau

Ini Tanggapan Mendagri Soal Kondisi Riau

Ini Tanggapan Mendagri Soal Kondisi Riau
mendagri RI, Tjahjo Kumolo saat kunjungan kerja ke Riau. (Foto: Ratna SD)
Sabtu, 23 Januari 2016 10:59 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo, tidak banyak bicara mengenai solusi atas permasalahan yang dihadapi Riau.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengeluhkan kondisi keuangan Riau yang dipaksa berhemat akibat dirasionalisasinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau 2016, berlanjut pada persoalan tersendatnya sejumlah pembangunan yang dikarenakan belum tuntasnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Riau. Hingga kepastian Plt Gubri bisa dilantik menjadi Gubernur Riau definitif.

Berikut tanggapan Mendagri terkait kondisi di Riau:

Pertama, Mendagri tidak dapat memastikan hingga kapan status Plt Gubri harus disandang. Ia menjelaskan dilantiknya Plt Gubri menjadi Gubernur Riau Definitif masih menunggu proses hukum Gubri non-aktif Annas Maamun. Hal ini dikarenakan pemerintah belajar dari kisah terdahulu. Akibat pemerintah sempat tergesa-gesa menetapkan pejabat definitif ternyata yang bersangkutan (yang diganti) divonis bebas.

"Semua ada prosedurnya, saya dengar Gubri non aktif masih mengajukan hak hukumnya. Belum bisa dipastikan kapan status Plt akan berubah menjadi Gubernur Definitif. Jangan sampai sama seperti yang dulu-dulu. Sudah terlanjur diberhentikan dan diganti, ternyata vonis bebas," tutur Tjahjo Kumolo, Jumat (22/1/2016).

Kedua, Mendagri mengimbau agar realisasi APBD 2016 dimaksimalkan. Ia menyayangkan banyaknya pembangunan yang tidak jalan dan justru anggarannya kembali ke kas daerah. Menurutnya, daya serap anggaran berhubungan dengan kelanjutan laju pertumbuhan ekonomi, sehingga ia meminta agar sejumlah daerah yang daya serap APBD 2015 nya rendah dapat memaksimalkan serapan APBD-nya pada tahun 2016.

"Kan sayang macet realisasi anggarannya, banyak program pembangunan tidak terlaksana. Dari seluruh wilayah di Indonesia kalau ditotal ada Rp243 triliun dana yang kembali," jelasnya.

Ketiga, terkait belum tuntasnya RTRW, Mendagri tidak dapat menjanjikan kapan permasalahan RTRW di Riau akan tuntas. Sebab, kewenangan RTRW juga berada ditangan tim Kementerian Lingkungan Hidup, dan Badan Pertanahan.

"Tidak hanya Riau yang bermasalah RTRW nya, Sumut, Kepri dan Kalimantan Tengah juga. Tapi sejauh ini yang sudah tuntas baru Kalimantan Tengah," terangnya. ***

Kategori:Pemerintahan, Riau
wwwwww