Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Witan Sulaeman: Kami Hadapi Lawan Bagus
Olahraga
21 jam yang lalu
Witan Sulaeman: Kami Hadapi Lawan Bagus
2
Zendaya Buka Peluang Kembali ke Dunia Musik dengan Lagu Baru
Umum
21 jam yang lalu
Zendaya Buka Peluang Kembali ke Dunia Musik dengan Lagu Baru
3
Komisi B DPRD DKI Jakarta Soroti Kinerja Tahun 2023 OPD dan BUMD
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Komisi B DPRD DKI Jakarta Soroti Kinerja Tahun 2023 OPD dan BUMD
4
Shin Tae-yong: Gaya Meyerang dan Bertahan Uzbekistan Sama Baiknya
Olahraga
21 jam yang lalu
Shin Tae-yong: Gaya Meyerang dan Bertahan Uzbekistan Sama Baiknya
5
Salma Hayek Gabung Madonna Hadirkan Budaya Meksiko dalam Tour Terakhir
Umum
21 jam yang lalu
Salma Hayek Gabung Madonna Hadirkan Budaya Meksiko dalam Tour Terakhir
6
Berpeluang Raih Norma Grand Master, Aditya Butuh 1 Poin Kemenangan
Olahraga
34 menit yang lalu
Berpeluang Raih Norma Grand Master, Aditya Butuh 1 Poin Kemenangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ibu-ibu Hamil di Riau Perlu Waspadai Virus Zika, Ini Bahayanya..

Ibu-ibu Hamil di Riau Perlu Waspadai Virus Zika, Ini Bahayanya..
ilustrasi.
Senin, 01 Februari 2016 14:42 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Andra Sjafril, mengimbau masyarakat Riau terutama ibu-ibu hamil agar mewaspadai virus Zika.

"Kasus virus zika ini sudah ditemukan di Provinsi Jambi. Untuk itu, Riau harus mewaspadai juga. Virus ini gejalanya sama dengan DBD dan cikungunya," papar Kadiskes Riau tersebut, Senin (1/2/2016) di Pekanbaru.

Menurut Andra, masyarakat Riau perlu memperhatikan kondisi kesehatan kerabatnya yang baru pulang dari Amerika Latin. Pasalnya, virus tersebut berasal dari negara tersebut. Belakangan ini, virus tersebut menyebar di Asia Tenggara, salasatunya di Indonesia.

"Rentang waktu inkubasi virus Zika selama 3-20 hari. Dalam rentang waktu itu virus menunjukkan paparan tanda-tanda dan gejala penyakit muncul," jelas Andra.

Ia mengimbau, agar masyarakat segera memeriksakan kesehatannya apabila mengalami gejala panas tinggi. Virus Zika tersebut sangat berbahaya bagi ibu hamil, karena virusnya dapat mengecilkan tengkorak janin bayi.

"Virusnya tidak menular, melainkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Tidak lebih berbahaya dari DBD, tetapi bahaya untuk ibu hamil karena dapat menyebabkan mengecilkan tengkorak janin," ulas Andra. ***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/