Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
15 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
16 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
14 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
14 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Jelang Asian Games 2018

Komisi X DPR-RI Berharap Kemenpora Fokus Selesaikan Program Asian Games 2018

Komisi X DPR-RI Berharap Kemenpora Fokus Selesaikan Program Asian Games 2018
Jajaran Kemenpora saat gelar rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR-RI (foto: Daniel)
Kamis, 11 Februari 2016 14:56 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diminta fokus mempersiapkan segala sesuatunya yang terkait dengan persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games XVIII/2018.

Menpora Imam Nahrawi melalui Sesmenpora Alfitra Salamm kepada Legislatif.co ( GoNews Group) menjelaskan, dalam rapat terbatas (Ratas) Menpora diminta Presiden Joko Widodo agar menjalankan secara sungguh-sungguh apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama dengan Komite Olimpiade Asia (OCA) terkait Asian Games XVIII/2018.

Terutama, hal yang menyangkut percepatan pembangunan wisma atlet, renovasi Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dan lainnya. "Inpres akan keluar jika revisi masterplan selesai dan sesuai dengan rekomendasi OCA. Termasuk adanya penambahan keterlibatan kementerian dan lembaga yang perlu masuk di penyelenggaraan," kata Alfitra, Kamis (11/02/2016).

Sementara itu, Komisi X DPR RI yang membawahi bidang olahraga meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tetap fokus menyelesaikan setiap program kegiatan yang telah ditetapkan.

Menurut Ketua Komisi X DPR Ri, sisa waktu yang dimiliki, pembangunan wisma atlet dan renovasi Gelora Bung Karno (GBK) Senayan harus dipercepat.

"Kami berharap pemerintah itu fokus. Kalau kita mempersiapkan diri sebagai tuan rumah jangan ada ide-ide kreatif yang baru, seperti keinginan membangun sirkuit atau apa pun, karena kami tahu, dana yang ada itu terbatas,"kata Ketua Teuku Riefki Harsya pada saat gelar pendapat dengan Kemenpora.

Dirinya juga berharap agar Kemenpora melalui panitia penyelenggara Asian Games (INASGOC) tidak hanya mengandalkan anggaran APBN, tetapi juga keterlibatan pihak swasta. "Jangan hanya mengandalkan dana APBN, karena jumlahnya terbatas. Kita minta panitia bekerja keras menggandeng pihak swasta, yang dalam hal ini bisa menjadi sponsor," pintanya.

Masih menurut dia, sebenarnya pihak panitia dengan SDM yang ada, dirasa mampu menggaet sponsor baik itu dari dalam maupun luar negeri.

"Iven ini kan skalanya internasional, saya yakin panitia bisa mendapat sponsor yang banyak. Bahkan bisa dari luar negeri, dengan catatan panitia harus benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan benar dan tidak neko-neko," pungkasnya. ***

wwwwww