Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Ternyata Ini yang Mendorong Nur Yono Mengakhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Ternyata Ini yang Mendorong Nur Yono Mengakhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
Sabtu, 20 Februari 2016 15:17 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS-Warga Desa Penampi, Nur Yono (34) ditemukan tewas gantung di kamar depan rumahnya, Jumat (19/2/2016). Korban pertama kali ditemukan isterinya Rodiyah.

Menurut Kapolsek Bengkalis melaluin Kanit Reskrim Polsek Bengkalis, IPDA Toni Armando kepada wartawan, Sabtu (20/2/2016), Nur Yono melakukan aksi nekadnya tersebut disaat rumahnya dalam keadaan kosong. Dia mengakhiri hidupnya di kamar depan dengan menggantungkan diri menggunakan tali nilon dan sebuah kursi plastik.

''Aksi nekat itu menurut keterangan isteri korban berawal gara-gara Yono pulang malam dalam keaadan mabuk berat. Si istri lantas menegur dan sempat cekcok mulut,'' ujar Toni.

Ditambahkan Toni, pada Jumat pagi, istri korban bersama anaknya pergi pesta nikah. Melihat si istri tidak berada di rumah, disangaka korban isteri merajuk. ''Mungkin karena saya pulang lama, dia kira saya merajuk makannya jadi begini,'' kata Toni menceritakan pengakuan istri Nur Yono

Dari keterangan warga, Nur Yono sempat salat Jumaat di mesjid. Selain itu sebelum ashar warga juga melihat ia bengendarai sepeda motor.

''Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Namun untuk lebih jelas perlu dilakukan otopsi. Sementara pihak keluarga korban tidak menyetujui otopsi dilakukan terhadap jenazah korban,'' pungkas Toni.(ail)

Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww