Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
13 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
15 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
13 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
13 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kisruh PSSI

Terkait Ancaman FiFA dan Pembatalan Asian Games 2018, Anang: PSSI dan Pemerintah Harus Cari Solusi

Terkait Ancaman FiFA dan Pembatalan Asian Games 2018, Anang: PSSI dan Pemerintah Harus Cari Solusi
Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah. (foto: Daniel)
Senin, 22 Februari 2016 18:27 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah menghimbau kepada Pemerintah dan PSSI segera menyatukan pikiran, guna mencari solusi supaya terhindar dari ancaman kedua FIFA serta ancaman pembatalan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Hal tersebut diungkapkan suami Ashanty ini usai menggelar Rapat Dengan Pendapat Umum (RDPU) antara Komite Ad-Hoc Reformasi PSSI dan Komisi X DPR RI. "Intinya ini ada ancaman serius, jika pemerintah dalam hal ini Menpora, tidak menyabut pembekuan terhadap PSSI, dan cabor sepakbola tidak bisa dipertandingkan pada Asian Games, maka penyelenggaraan Asian Games 2018 bakal dibatalkan," jelas ayah dari Aurel dan Azriel ini kepada Legislatif.co (GoNews Group), Senin, (22/02/2016).

Untuk itu, menurut anang, pemerintah dan PSSI harus kembali duduk satu meja. "Kalau saya lihat PSSI sudah sedikit mengalah, arahnya si sepertinya begitu, tapi pihak pemerintah ini kok ya masih belum," tuturnya.

Padahal menurut Anang, pihaknya dalam hal ini Komisi X DPR RI yang termasuk membidangi Olahraga, sudah acap kali bertemu dan berdiskusi dengan Menpora Imam Nahrawi. Tapi menurutnya masih selalu menemukan jalan buntu. "Pada initinya yang terjadi hari ini yang menarik adalah, kalau menpora tetap ngotot tidak mau mencabut pembekuan, maka Asian Games tidak bisa dilaksanakan. Lebih bagus lakuin deh saran kita, yakni menggelar KLB. Pesen saya jangan sampai ada cita-cita yang jahat, buat tim yang bner dan KLB lah solusianya," tukas Anang.

Jadi menurut Anang, jika pemerintah tetap menolak KLB maka Asian Games bakal pindah lokasi ke negara lain. "Lagi-lagi kita yang akan rugi, venue sudah kita bangun, stadion-stadion sudah kita perbaiki, persiapan atlet dengan anggaran ratusan milar sudah di gelontorkan. Sebenarnya persoalan simple tinggal mau apa gak dilakukan KLB, Kalau gak ya gak bakalan selesai," pungkasnya. ***

wwwwww