Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
22 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
16 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
16 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Fraksi PAN: Supaya Tak Gaduh, Revisi UU KPK Harus Dibuang dari Prolegnas

Fraksi PAN: Supaya Tak Gaduh, Revisi UU KPK Harus Dibuang dari Prolegnas
Wasekjen PAN dan Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto. (foto: daniel)
Rabu, 24 Februari 2016 14:20 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Guna mengatasi kegaduhan soal revisi UU KPK, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI, mengusulkan agara rencana tersebut segera dihapus dari Prolegnas.

Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto saat mengelar konfrensi pers, Rabu (24/02/2016) di Gedung DPR RI Senayan Jakarta.

"Kita dalam hal ini tidak mendukung siapapun, tapi justru kita berharap baik pemerintah dan DPR satu suara mencabut revisi UU KPK, supaya tidak menimbulkan kegaduhan yang berkepanjangan. Nah yang saya dengar PKS, Gerindra dan Demokrat sudah jelas-jelas menolak revisi tersebut," terang Yandri yang didampingi Wasekjen PAN Sonny.

Dirinya juga berharap, agar Presiden Joko Widodo juga tegas dalam hal ini. "Presiden harus tegas, mencabut revisi UU KPK ini baik dari longlist Prolgnas dan Prioritas," tukasnya. ***

wwwwww