Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Digoyang Gempa, Jalan Alternatif Kelok Cindua Ngarai Sianok Longsor

Digoyang Gempa, Jalan Alternatif Kelok Cindua Ngarai Sianok Longsor
Jalan alternatif di Kelok Cindua, Ngarai Sianok yang menghubungkan Bukittinggi-Agam longsor karena digoyang Gempa Mentawai Selasa 2 Maret 2016.
Rabu, 02 Maret 2016 22:53 WIB
Penulis: jontra
BUKITTINGGI - Akibat dari terjadinya peristiwa Gempa Bumi dengan kekuatan 8,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Selasa 2 Maret 2016 sekitar pukul 19.49. WIB, juga membuat jalan alternatif Kelok Cindua, Ngarai Sianok yang menghubungkan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam menjadi longsor.

Tak ayal, akibat terjadinya peristiwa longsor yang membawa material tanah dan ranting kayu itu menutupi badan jalan jalur alternatif tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi, relawan PMI dan anggota Polsek Bukittinggi dan TNI yang menerima laporan terjadinya longsor segera menurunkan personilnya untuk membantu membersihkan jalan alternatif itu dengan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, sambil menunggu alat berat datang ke lokasi itu.

Pantauan GoSumbar di lokasi itu hingga pukul 22.30 WIB, jalan alternatif ini baru bisa dilalui oleh kendaraan sepeda motor saja. Sementara itu, kendaraan roda empat masih mengantre baik yang datang dari arah Bukittinggi maupun yang datang dari Agam. (**)

Kategori:Olympic
wwwwww