Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Olympic

Usai Terjadinya Gempa 7,8 SR di Mentawai, Warga Bukittinggi Tetap Beraktifitas Seperti Biasa

Usai Terjadinya Gempa 7,8 SR di Mentawai, Warga Bukittinggi Tetap Beraktifitas Seperti Biasa
Rabu, 02 Maret 2016 21:37 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Peristiwa Gempa Bumi dengan kekuatan 7,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Selasa 2 Maret 2016 sekitar pukul 19.49. WIB, juga dirasakan oleh warga di Kota Bukittinggi.

Namun peristiwa tersebut tidak berdampak besar bagi warga Bukittinggi. Semua aktifitas kembali berjalan normal, walaupun menurut info yang diterima warga di media sosial, gempa yang terjadi tersebut menimbulkan potensi Tsunami.

Salah seorang warga Bukittinggi, Iwan yang sempat diwawancarai gosumbar.com usai terjadinya Gempa mengatakan untunglah kita berada di dataran yang tinggi, jadi dampak Tsunami seperti yang diinfokan tidak akan terjadi. Karena kita tinggal di kawasan pegunungan, namun meski demikian kita bersama tetap mendoakan semoga potensi Tsunami yang dikabarkan bisa di Mentawai itu tidak terjadi, ungkapnya.

Pantauan GoSumbar di beberapa rumah sakit yang ada di Bukittinggi, tidak ada pasien yang dibawa keluar rumah sakit. Karena gempa dirasakan tidak begitu kuat, namun dirasakan cukup lama, meski demikian beberapa keluarga pasien mengatakan kami akan tetap waspada, jika gempanya berulang lebih kuat, kami akan membantu pihak rumah sakit untuk mengevakuasi warga, sebut salah seorang keluarga pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Yarsi, Bukittinggi.

Begitu juga dengan tamu-tamu hotel yang menginap di Bukittinggi, meski sempat kaget dan berhamburan keluar hotel, namun setelah satu jam terjadi gempa mereka sudah kembali ke penginapan mereka masing-masing.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB sebelumnya menyebutkan Gempa Bumi ini berpotensi terjadinya Tsunami, bagi masyarakat yang tinggal di daerah terdampak diminta untuk tetap waspada.

Informasi yang dihimpun dari BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 19.49 WIB, Rabu (2/3/2016). Lokasi gempa terjad 5. 16 LS, 94.05 BT atau 682 Km barat Daya Kepulauan Mentawai,Sumatera Barat. ***

Kategori:Olympic
wwwwww