Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
Politik
11 jam yang lalu
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
2
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
Olahraga
24 jam yang lalu
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
3
Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
Umum
13 jam yang lalu
Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
4
KPK Periksa Pejabat Kemensos terkait Bansos Covid-19
Hukum
14 jam yang lalu
KPK Periksa Pejabat Kemensos terkait Bansos Covid-19
5
DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN
DPR RI
13 jam yang lalu
DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN
6
Munas Ditunda, Pengprov Pertina Kaltim dan Sulsel Minta Kepastian Jadwal 
Olahraga
12 jam yang lalu
Munas Ditunda, Pengprov Pertina Kaltim dan Sulsel Minta Kepastian Jadwal 
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Wonderful Indonesia 2016

Cilacap Pembuka Jalur Destinasi Jawa Bagian Selatan

Cilacap Pembuka Jalur Destinasi Jawa Bagian Selatan
Kapal Pesiar saat mendarat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (net)
Sabtu, 05 Maret 2016 19:43 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Dinas Pariwisata Jawa Tengah ogah kehabisan destinasi di wilayahnya. Salah satunya adalah berusaha memberikan kepuasan kepada para wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui Kapal Cruise. Destinasi berikutnya, Cilacap.

Bukan hanya via Tanjung Emas, Semarang saja, tapi juga masuk lewat pintu pantai selatan Jawa. ”Kapal berikutnya Cilacap jadi bagian paket wisata kami, jadi paket yang sudah ada saat ini akan dikombinasikan juga melancong ke Cilacap,” ujar Prasetyo, Kadispar Jateng, Sabtu (05/03/2016).

Kata Prasetyo, pihaknya Cilacap sudah siap, semua akses dan pengelola lokasi wisata ready. ”Jadi banyak pilihan setelah Kapal Cruise merapat di Semarang, bukan hanya ke Borobudur saja jadinya,” ujarnya.

Seperti diketahui, sudah 9 Cruise mendarat di Tanjung Emas. Lebih dari 400 ribu wisatawan masuk ke Jawa Tengah via Semarang. Selain Borobudur, Jateng punya stok destinasi budaya dan sejarah yang melimpah.

Ada puluhan candi peninggalan Hindu Budha, dari Prambanan, Ratu Boko, Barong, Candisari, Kalasab, Sojiwan, Banyunibo, Candi Ijo, Candi Dieng, Candi Sukuh, Candi Gedung Songo, dan lainnya. Menurut Prasetyo, potensi wisata di Cilacap sangat menjanjikan. Bahkan tak kalah menarik dengan berbagai tempat wisata lain seperti Pangandaran dan lainnya.

Akan tetapi karena pengelolaannya belum maksimal,menjadikan pariwisata Cilacap belum memantik kedatangan wisatawan.”Inilah salah satu cara kami meningkatkan wisata di Cilacap,” ujarnya.

Jika seluruh potensi Wisata dimaksimalkan, masih kata Prasetyo, maka sektor pariwisata bisa menjadi penopang andalan pendapatan daerah. Selain itu, efek lain yang bakal dirasakan langsung oleh masyarakat yang menggantungkan hidupnya di Pariwisata juga akan semakin sejahtera dari sisi ekonomi.

Kata Prasetyo, Cilacap juga banyak even yang menarik. Salah satunya adalah Sedekah Laut dan Gerebek Sure. Untuk itu, pemerintah daerah Cilacap diharapkan segera memperbaiki dan mengelola kondisi fisik destinasi untuk penambahan fasilitas di lokasi wisata. ” Pekerjaan fisik harus segera dilaksanakan dengan baik, temen-temen di daerah harus fokus untuk mengembangkan potensi wisata agar Cilacap memiliki ikon yang bisa diandalkan,” katanya.

Salah satu unggulan wisata di Cilacap adalah di Pantai Teluk Penyu yang dijadikan tempat untuk larungan. Kota Cilacap sangat identik dengan Pulau Nusakambangan. Pulau lokasi Lembaga pemasyarakatan para tahanan kasus besar ditempatkan di LP tersebut.

Namun, Cilacap juga banyak tempat yang bisa dikunjungi wisatawan untuk melepaskan diri dari kepenatan rutinitas kerja. Berikut adalah beberapa tempat wisata di Cilacap, Pulau Nusakambangan,Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem, Gunung Srandil, Pantai Widarapayung, Pantai Jetis, dan Pantai Permisan.

Menpar Arief Yahya berkali-kali menyebutkan Jalur Selatan Jawa masih tertinggal. Masih terisolasi oleh kemajuan. "Salah satu PR kita adalah menghidupkan jalur selatan. Ada Pelabuhan Ratu sampai Pangandaran berbatasan dengan Jawa Tengah. Kalau Cilacap hidup, maka daerah lain pasti juga bisa dikebut," jelas Menpar Arief Yanya. (*/dnl)

wwwwww