Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
24 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Bentuk Kader Jumantik, Kota Padang Panjang Menuju Kota Sehat Tanpa Jentik Nyamuk

Bentuk Kader Jumantik, Kota Padang Panjang Menuju Kota Sehat Tanpa Jentik Nyamuk
Gerbang Kota Padang Panjang. (Humas)
Minggu, 06 Maret 2016 10:14 WIB

PADANG PANJANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang membentuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap rumah tangga untuk menjadikan sehat tanpa jentik.

"Pembentukan Jumantik dimulai dari satu Rukun Tentangga (RT) 18 Kelurahan Balai Balai Kecematan Padang Panjang Barat," kata Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Padang Panjang, Yulia Desmon di Padang Panjang.
Dengan adanya kader Jumantik di setiap rumah tangga itu, diharapkan bisa mengurangi resiko berjangkitnya penyakit DBD di Padang Panjang.
"Peranserta masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini, sehingga pembentukan kader secara sosial itu, bisa mengurangi resiko berjangkitnya penyakit DBD," ujarnya dalam rilis yang diterima GoSumbar.com Sabtu (5/3/2016).
Tidak itu saja, kader Jumatik yang ada di masing-masing rumah tangga itu, nantinya juga akan menyosialisasikan kepada anggota keluarga, supaya bisa melakukan berbagai hal yang akan mencegah datangnya penyakit yang mematikan itu.
Untuk tahap awal, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang melalui Dinkes membentuk kader Jumatik itu pada Kelurahan Balai- Balai sebagai lokasi percontohan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
"Mudah-mudahan bisa terbentuk di seluruh wilayah Padang Panjang ini untuk selanjutnya," katanya.
DBD itu sendiri, tambahnya, bisa dibasmi dengan selalu melakukan 3M. Pertama, menguras bak mandi minimal seminggu sekali agar nyamuk yang bertelur di bak mandi akan hilang, namun jika belum sampai satu minggu sudah ada jentik-jentik nyamuk segera kuras.
Kedua, menutup tempat penampungan air yang miliki. Jika punya kolam ikan, agar memasukkan ikan predator pemangsa jentik nyamuk sehingga nyamuk tidak bisa berkembang.
Ketiga adalah memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang tidak terpakai, terutama barang yang bisa membuat genangan air.
Salah seorang kader Jumatik, Tuti akan mendukung program Dinas Kesehatan Padang Panjang dalam memberantas penyakit DBD di daerah itu.
"Kalau bukan kita siapa lagi. Untuk menjadikan pemukiman sehat itu merupakan impian semua orang," ujarnya. (humas)

Editor:Calva
Kategori:Hiburan, Badminton
wwwwww