Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
1 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
1 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

PSM Makassar Tegas Menolak Undangan Menpora

PSM Makassar Tegas Menolak Undangan Menpora
PSM Makassar. (net)
Kamis, 10 Maret 2016 21:52 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Manajemen PSM Makassar dengan tegas menolak undangan dari Tim Transisi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Jumat besok (11/03/2016) di Jakarta.

Undangan tersebut dinilai melanggar aturan dan jika dihadiri akan menimbulkan konflik serta permasalahan baru. Sebelumnya telah beredar salinan surat undangan kepada seluruh direktur klub profesional untuk menghadiri pertemuan bersama Tim Transisi Kemenpora, yang ditanda tangani Alfitra Salam.

Dalam undangan tersebut tertulis acara pertemuan dengan klub-klub profesional akan digelar pada Jumat, 11 Maret di Gedung Wisma Kemenpora, dengan agenda sosialisasi program kerja 2016, yang akan dipimpin tim transisi.

"Kami memastikan tidak akan ada perwakilan PSM memenuhi undangan tersebut," ujar Direktur Klub, Sumirlan, Kamis (10/3/2016).

Alasannya karena Tim Transisi bukanlah induk sepakbola Indonesia melainkan PSSI. "Mereka ini maunya apa sih, undang-undang begitu untuk apa. Kecuali kalau undangan itu dihadiri PSSI, PT Liga Indonesia saya kira klub-klub pun datang," ujarnya lagi.

Seharusnya, kata Sumirlan Kemenpora dan Tim Transisinya menjadi pengawas saja. Ia juga menolak adanya wacana Kongres Luar Biasa (KLB) karena selama ini PSSI belum bekerja sama sekali karena terlanjur dibekukan. ***

wwwwww