Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
Politik
21 jam yang lalu
DPR Pertanyakan Keseriusan Sri Mulyani dalam Menyelamatkan Garuda
2
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
Hukum
17 jam yang lalu
Ketimbang Berkonflik Internal, ETOS Minta KPK Fokus Jebloskan Azis Syamsudin ke Penjara
3
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
Peristiwa
24 jam yang lalu
Kisah Pilu Perjalanan Rahmat: Erwin Abdullah: Ular, Ikan Arwana dan Badik Itu Banyak Menolong
4
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
Politik
21 jam yang lalu
Ketua DPD RI Dapat Gelar Mia Ogena Yi Saragau dari Kesultanan Buton
5
Toyota Resmi Jual Raize 1.200 cc, Harga Mulai Rp 202 Jutaan
Ekonomi
14 jam yang lalu
Toyota Resmi Jual Raize 1.200 cc, Harga Mulai Rp 202 Jutaan
6
Berpikirlah Seperti Orang Minang
Politik
22 jam yang lalu
Berpikirlah Seperti Orang Minang
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Indonesia Bisa

Tujuh Karateka Indonesia Lakukan Serangkaian Uji Coba di Belanda dan Turki

Tujuh Karateka Indonesia Lakukan Serangkaian Uji Coba di Belanda dan Turki
Tujuh Karateka Indonesia saat berpamitan dengan Satlak Prima di Jakarta. (humas)
Selasa, 15 Maret 2016 17:43 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB FORKI) memberangkatkan tujuh karateka yang menghuni skuad Program Indonesia Emas (Prima) untuk menjalani serangkaian uji coba di Belanda dan Turki.

Targetnya, mereka bisa memetik pengalaman bertanding untuk dijadikan modal meraih prestasi pada SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games 2018.

"Kita memberangkatkan tujuh karateka melakukan serangkaian uji coba ke Belanda dan Turki untuk melihat sejauh mana hasil yang diperoleh sejak mereka menjalani pemusatan latihan dari Januari lalu. Kita berharap mereka bisa menambah pengalaman bertanding," kata Manajer Tim Karate, Zulkarnaen Purba usai berpamitan dengan Komandan Satuan Pelaksana Prima, Achmad Sutjipto di Gedung PPIKON Kemenpora, Selasa (15/03/2016).

Ketujuh karate tersebut yakni nomor Kata-Fidelis Lolobua, Jigi Jaresta Yudha, sedangkan nomor komite : Sandi firmansyah (-75kg), Hendro Salim (-84kg), Suryadi (-60kg), Serunita Sari (-50kg), dan Merlyn Antemoing (-55kg). Mereka akan didampingi pelatih asal Perancis, Tareq Abesalem.

Di Belanda, mereka akan tampil pada Premier League World Karate-do Federation (WKF) Dutch Open yang berlangsung di Rotterdam, 18-20 Maret 2016. Kemudian, mereka akan berangkat ke Turki untuk menjalani trainning camp sebelum tampil pada Kejuaraan Karate Terbuka Turki Open yang berlangsung di Istambul, 26-27 Maret 2016.

Menurut Zulkarnaen, uji coba ke luar negeri ini sangat penting dalam upaya mematangkan prestasi karateka dalam upaya memenuhi target medali emas pada SEA Gamres 2017 dan Asian Games 2018. "Dari keikutsertaan di berbagai turnamen internasional itulah, kita berharap bisa menambah pengalaman bertanding dan mengenal berbagai karakter lawan," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai target di dua turnamen itu, Zulkarnaen Purba yang juga Kabid Binpres PB FORKI ini mengatakan pasukannya hanya diminta tampil maksimal. "Tidak gampang meraih prestasi di Belanda dan Turki karena lawan yang dihadapi merupakan karateka terbaik dari Asia dan Eropa," katanya.

Tareq Abessalem juga mengakui kualitas karateka yang turun di Belanda dan Turki. "Ya, cukup banyak saingan. Mudah-mudahan mereka bisa menampilkan yang terbaik," katanya.

Komandan Satlak Prima, Achmad Sutjipto meminta seluruh karateka yang diterjunkan di Belanda dan Turki harus menghasilkan nilai tambah. "Soal teknik, saya tidak meragukan kemampuan mereka yang sudah menjalani latihan sejak Januari lalu. Saya hanya berharap keikutsertaan mereka dalam turnamen bisa membuat mereka lebih cepat mengadaptasi diri dengan lingkungan pertandingan. Hal ini sangat penting dalam upaya meraih prestasi pada SEA Games 2017 dan Asian Games 2018," pungkasnya. ***

wwwwww