Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dilarang Pemkab Inhil Jualan di Taman Kota, Pedagang Ngadu ke DPRD

Dilarang Pemkab Inhil Jualan di Taman Kota, Pedagang Ngadu ke DPRD
Para pedagang saat bertemu Komisi III DPRD Inhil.
Jum'at, 01 April 2016 15:04 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Pemkab Inhil, Riau melalui Satpol PP telah menyebarkan surat edaran kepada para pedagang yan berjualan di sekitar Taman Kota yang terletak di Jalan Gajah Mada Tembilahan, agar tidak lagi berjualan di tempat yang dimaksud.

Berdasarkan surat edaran Satpol PP No:  /Pol-PP/III/2016 tanggal 14 Maret 2016 yang diterima APKL menyebutkan jika sampai tanggal 18 Maret 2016 pedagang masih juga melakukan aktifitas berjualan di areal Taman Kota tersebut, maka akan ditertibkan oleh pihak Satpol PP.

Atas adanya surat edaran itu, para pedagang mendatangi kantor DPRD Inhil untuk mencari solusi, mengingat ada 40 Kepala Keluarga yang menggantungkan hidup dari berjualan di taman tersebut. 

''Kami bersedia mengikuti keputusan itu, namun kami minta disediakan tempat berjualan karena sudah seminggu lebih kami merugi karena tidak bisa berjualan di taman," ujar Ketua APKL (Asosiasi Pedagang Kaki Lima) Inhil, Alex Saputra dihadapan anggota Komisi III DPRD Inhil, yang memfasilitasi kedatangan para pedagang tersebut, Rabu (30/3/2016). 

Menyikapi tuntutan pedagang tersebut, Ketua Komisi III, Iwan Taruna yang memimpin pertemuan itu menyebutkan untuk sementara akan menampung semua keluhan PKL.

Apa yang menjadi keluhan para pedagang tersebut, dikatakan Politisi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) ini akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk selanjutnya dicarikan solusi yang terbaik.

''Setelah pertemuan ini kami akan memanggil seluruh SKPD terkait guna duduk bersama mendengarkan penjelasan dan mencari solusi terhadap tuntutan PKL ini,'' tukas Pria yang akrab disapa IT ini.adv

Kategori:Metropolitan
wwwwww