Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Penyakit TB dan HIV/AIDS Masih jadi Penyakit Pembunuh yang Menakutkan di Dunia

Penyakit TB dan HIV/AIDS Masih jadi Penyakit Pembunuh yang Menakutkan di Dunia
Tamara Greig, Wakil Konsul AS Medan diwawancarai wartawan usai seminar internasional Solusi Ancaman TB-HIV/AIDS di Auditorium Gubernuran Sumbar.
Jum'at, 08 April 2016 15:19 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Penyakit TB (tubercolosis) dan HIV/AID masih menjadi penyakit pembunuh yang menakutkan di dunia termasuk Indonesia. Untuk itu, perlu usaha bersama atas penyakit menular ini.

Hal ini dikemukakan Wakil Konsul AS Wilayah Sumatera Tamra Graig, dalam seminar internasional Solusi Terhadap Ancaman TB-HIV/AIDS di Padang, Jumat (8/4/2016). Seminar ini dibuka Kadis Kesehatan Sumbar dr. Rosnini Syafitri.

Disebutkan Tamra, TB merupakan masuk dalam lima penyakit yang menduduki peringkat teratas dalam penyebab kematian di dunia. Penyakit lain yang harus diwaspadai adalah HIV/AIDS dan Malaria.

"Kita harus melakukan program terus menerus dalam menyembuhkan dan mewaspadai TB, HIV/AIDS dan malaria," katanya.

Beragam cara harus kita lakukan dalam kampanye mengatasi ancamanan TB di tengah masyarakat. Misalnya kampanye dengan berbagai media, termasuk media sosial dan seminar-seminar."Jangan malu untuk tes TB bila selama dua pekan batuk terus menerus. Dan pengobatan TB di Indonesia gratis. AS sendiri bekerjasama dalam program USAID laksanakan solusi TB di Indonesia," katanya. (***)

wwwwww