Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
11 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Hanya Merugikan Masyarakat, Dewan Inhil Sebut Perusahaan Nakal Harus Dieksekusi

Hanya Merugikan Masyarakat, Dewan Inhil Sebut Perusahaan Nakal Harus Dieksekusi
Anggota Komisi I DPRD Inhil, Fadli H Sofyan.
Sabtu, 09 April 2016 21:23 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Adanya perusahaan yang berdiri di suatu daerah, sepantasnya memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan daerah itu sendiri, bukan malah sebaliknya.

Seperti yang terjadi di Inhil, Riau, kehadiran beberapa perusahaan malah merugikan masyarakat, seperti kasus penyerobotan lahan, pembawa hama pengrusak tanaman dan lain sebagainya.

Melihat hal itu, menurut Komisi I DPRD Inhil, harus diambil tindakan tegas seperti mengeksekusi perusahaan yang hanya menyusahkan masyarakat tersebut.

''Perusahaan kalau nakal, yok kita eksekusi,'' cetus Anggota Komisi I DPRD Inhil, Fadli H Sofyan saat RDP terkait penyerobotan lahan belum lama ini.

Contoh yang saat ini tengah ditangani oleh Komisi I, terkait pengaduan masyarakat tentang penyerobotan lahan oleh PT Palma II dan PT Alona, dimana dijelaskan Politisi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) itu, Komisi I sudah turun ke lokasi.

''Kita sudah turun ke PT Alona. Intinya kita tetap memperjuangkan masyarakat, hanya saja, letak perusahaan yang berada di perbatasan itu, sehingga kita menunggu dulu keputusan dari pihak Provinsi,'' tukas Fadli.adv

wwwwww