Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Jaminan Hidup Habis, Warga Transmigrasi Tinggalkan Lokasi

Jaminan Hidup Habis, Warga Transmigrasi Tinggalkan Lokasi
Plt Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh menghadiri rapat koordinasi transmigrasian dengan Disnakermobduk Aceh dan dinas terkait.
Rabu, 13 April 2016 19:45 WIB
Penulis: Rony Juanda

BENER MERIAH - Plt Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh mengatakan, selama ini banyak warga transmigrasi meninggalkan lokasi trans, lantaran jaminan hidup (jadup) yang mereka terima sudah habis. Begitu juga lokasi lahan yang mereka tempati tidak menghasilkan.

“Saya menghimbau semua stakeholder harus saling bekerjasama dalam hal ini, kita harus mencari solusi tanaman apa yang menghasilkan selama satu tahun itu,” tegas Plt Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh saat menghadiri rapat koordinasi terkait ke transmigrasian dengan Disnakermobduk Aceh dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten setempat, Rabu (13/4) di Oproom Setdakab setempat.

Selain itu, Rusli meminta agar jalan produktif jangan dibuat di seputaran wilayah ibu kota Kabupaten. “Jalan produktif alangkah baiknya dibuat di lokasi transmigrasi, karena dengan adanya jalan tersebut masyarakat trans lebih mudah dalam melakukan kegiatan mereka,” ujarnya.

Dengan begitu, sambungnya, masyarakat transmigrasi dapat meneruskan hidup mereka dengan hasil tanaman yang mereka kelola. Jadi tidak ada lagi alasan meninggalakn lokasi transmigrasi lantaran jadup sudah habis.

Ia juga menyarankan kepada pihak Disnakermobduk Aceh untuk agar peraturan transmigrasi diperbaharui.

Sementara itu Peni, perwakilan dari Disnakermobduk Aceh, dalam kesempatan itu menyampaikan, rapat koordinasi terkait transmigrasi yang diselenggarakan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah guna untuk mengevaluasi permasalahan terkait transmigrasi.

“Rapat ini intinya mencari solusi terkait permasalahan transmigrasi, dan selain itu, rapat ini juga merupakan acara silaturrahmi kami dari Disnakermobduk Aceh dengan pemerintah daerah Bener Meriah,” ucapnya. (ron)

Editor:Ridwan Iskandar
Kategori:Badminton, PON
wwwwww