Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
Politik
19 jam yang lalu
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
2
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
Peristiwa
12 jam yang lalu
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
3
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
DPR RI
21 jam yang lalu
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
4
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
5
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
Olahraga
19 jam yang lalu
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
6
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Politik
20 jam yang lalu
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bahas Soal GBHN, Ketua MPR Sambangi Sultan Jogja

Bahas Soal GBHN, Ketua MPR Sambangi Sultan Jogja
Ketua MPR Zulkifli Hasan, saat disambut Sri Sultan Hamagkubuono di Pendopo Keraton Jogjakarta. (humas)
Jum'at, 15 April 2016 16:48 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Keinginan untuk menghidupkan kembali GBHN, ditempuh oleh MPR tidak hanya lewat kegiatan seminar, diskusi, dan kegiatan akademis lainnya. Langkah yang dilakukan oleh MPR juga mendiskusikan keinginan itu dengan berbagai pihak.

Pada 15 April 2016, Ketua MPR Zulkifli Hasan dengan didampingi oleh beberapa anggota MPR lainnya, menemui Gubernur atau Sultan Jogjakarta untuk mendiskusikan adanya keinginan menghidupkan kembali GBHN.

Zulkifli Hasan dan beberapa anggota MPR diterima Sultan di Kantor Gubernur Jogja, Jl. Malioboro, Kota Jogjakarta, Jumat (15/04/2016).

Dalam kesempatan itu Zulkifki Hasan memaparkan bahwa sebagai rumah besar, MPR sering mendapat aspirasi dari berbagai pihak. Aspirasi itu bermacam-macam, ada yang kontra amandemen UUD, ada pula yang pro amandemen UUD. Meski ada perbedaan namun semua aspirasi yang masuk ke MPR ada yang sama yakni keinginan menghidupkan kembali haluan negara model GBHN.

Bagi Zulkifli Hasan, bila GBHN dihidupkan kembali maka GBHN itu harus komprehensif dan mencakup semua bidang termasuk penguatan wawasan kebangsaan.

Untuk merealisasikan menghidupkan GBHN, Zulkifli Hasan mengatakan ditempuh tidak hanya lewat kajian akademis namun juga menemui tokoh masyarakat. Dikatakan Sultan Jogja merupakan kepala daerah pertama yang ditemui untuk mendiskusikan masalah GBHN. Dikatakan MPR menjaring berbagai aspirasi dari nasyarakat. Dalam pertemuan yang berlangsung satu jam lebih itu, banyak masukan yang penting dan menarik dari Sultan untuk masalah GBHN.

Kepada wartawan, Zulkifli Hasan mengatakan kita tak perlu khawatir dengan menghidupkan kembali GBHN kita seolah akan kembali ke Orde Baru. Dalam amandemen, semua masalah yang diinginkan dibatasi sesuai dengan Pasal 37 UUD NRI Tahun 1945. Jadi amandemen yang dilakukan ini hanya sebatas pada keinginan untuk menghidupkan GBHN.

Diungkapkan bahwa MPR akan hati-hati dalam masalah ini. "Kita akan mendengar semua pendapat dalam masalah GBHN ini," ujarnya.

Menanggapi kedatangan Ketua MPR, Sultan Jogja mengatakan bahwa keinginan untuk menghidupkan GBHN perlu didialogkan. Lebih lanjut dikatakan, semakin luas mendialogkan akan semakin bagus.

Diharapkan bila GBHN kembali ada jangan sampai haluan negara itu diabaikan oleh Presiden dan kepala daerah. (rls)

wwwwww